TRANSLAMPUNG.COM,PESIBAR -Komisi Pemilihan Umum daerah (KPUD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar agenda sosialisasi pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati setempat tahun 2020, bertempat di Aula Hotel Sartika, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (3/12/2020)

Dalam rangka persiapan tersebut, maka KPU Pesibar akan melakukan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) no 18 tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU no 8 tahun 2018 tentang pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Serta juga PKPU Republik Indonesia no 19 tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU no 9 tahun 2018 tentang rekapitulasi hasil penghitungan dan penetapan hasil Pemilukada, termasuk Kabupaten Pesibar.

Seperti dijelaskan Komisioner KPU Pesibar Devisi teknis, Ramzi mengatakan, bahwa seluruh Nomenklatur Panwas kabupaten/kota dan PPL dalam PKPU no 8 tahun 2018 menjadi Bawaslu kabupaten/kota dan Panwaslu Desa.

“Adapun pasal 1 ayat 23a menerangkan bahwa Sistem Informasi Rekapitulasi yang selanjutnya disebut Sirekap adalah perangkat aplikasi berbasis teknologi informasi sebagai sarana publikasi hasil penghitungan suara dan rekapitulasi penghitungan hasil suara serta alat bantu dalam pelaksanaan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan,” ujar Ramzi.

Sementara PKPU no 9 tahun 2019 menjelaskan bahwa PPK melaksanakan rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam rapat pleno stelah menerima kotak suara tersegel dari PPS, kemudian PPK menyusun jadwal rapat rekapitulasi tersebut dengan membagi jumlah pekon dalam wilayah kerja PPK untuk kemudian agar rekapitulasi hasil penghitungam suara dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal tahapan.

“Ketua PPK wajib menyampaikan surat undangan kepada peserta rapat paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan rapat dimaksud dan rapat harus dihadiri Saksi, Panwaslu Kecamatan dan PPS serta sekretariat PPS,” tandasnya. (*)