TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Dengan melepas burung merpati, simbol kebebasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Way Kanan, melaksanakan Louncing Pilkada Serentak tahun 2020, bertempat di halaman kantor KPU setempat, Kamis (14/11).

Hadir dalam kegiatan ini, Assisten I Selan S.sos, Forkopimda, Komisioner KPU Lampung M.Tio Aliansyah, dan Bawaslu Iskador Lampung Ketua Bawaslu Way Kanan, Kepala Badan Kesbangpol, Kadis KB, para ketua ormas, Ketua Parpol, Ketua OKP.

Dalam sambutannya Assisten I Selan, S.Sos mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat pemilih di Way Kanan, sehingga di tahun 2020, tingkat partisipasi akan lebih baik dibandingkan tahun lalu.

Selain itu, Selan juga menghimbau kiranya dengan adanya pilkada mendatang, tidak menimbulkan perpecahan dikalangan masyarakat, tapi justru akan mampu menjadi ajang demokrasi yang menciptakan suasana kondusif. “Pelaksanaan Pilkada yang sebentar lagi kita laksanakan, hendaknya akan menjadi ajang demokrasi yang membawa suasana kondusif, untuk memilih putra – putra terbaik Way Kanan,” kata Selan.

Sementara dalam laporannya Ketua KPU Way Kanan Dahrul Hafis mengatakan, pelaksanaan Pilkada serentak 2020 akan diikuti oleh 8 kota dan Kabupaten, tidak terkecuali di Way Kanan, oleh karena itu, dengan kegiatan yang dilaksanakan hari ini yakni Launcing Pilkada Serentak 2020, akan menjadi sosialisasi kepada seluruh masyarakat Way Kanan, untuk melaksanakan pencoblosan di TPS.

“Kita baru saja menyelesaikan Pileg dan Pilpres, dan tahun depan tepatnya di bulan September kembali masyarakat Way Kanan akan menggunakan hak pilihnya, dalam konteks Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada),” kata Dahrul Hafis.

Ditambahkan oleh Dahrul, KPU dalam waktu dekat ini akan melaksanakan rekrutmen untuk Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK), PPS, dan KPPS, yang selanjutnya akan melaksanakan kegiatan ceklis atau pendataan mata pilih di tingkat masyarakat secara manual, tujuannya untuk mendata kebenaran masyarakat yang didata dan memiliki hak pilih.

“Dengan ceklis kita akan mengetahui kebenaran akan data mata pilih yang ada di masyarakat, sehingga tidak menimbulkan perselisihan jumlah mata pilih,” ujar Dahrul Hafis.

Berkaitan dengan dana hibah dari Pemkab Way Kanan, dengan tegas Dahrul menjelaskan, bahwa sebanyak 70 persen, untuk pembayaran honorarium, baik dari jajaran KPU hingga di jajaran PPK, PPS, dan KPPS.

“Besarnya angaran tersebut terserap untuk pembayaran honor,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Dahrul Hafis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Way Kanan, yang selama ini memberi dukungan dan bantuan, sehingga KPU Way Kanan dapat menjalankan tugas dan fungsi, dalam pelaksanaan Pilkada, Pileg dan Pilpres dapat berjalan dengan baik dan sukses, tanpa menimbulkan perselisihan di masyarakat. (rls/mg).