IDENTIFIKASI DAN OLAH TKP: Kasat Reskrim Polres Tanggamus memimpin proses identifikasi dan Olah TKP oleh Tim INAFIS di gedung Bank Lampung KCP Kotaagung yang terbakar pada Sabtu (28/11/2020) siang.

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Kepala Bank Lampung KCP Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Marzuki Ismail mengakui, kondisi kebakaran terparah berada di lantai dua. Di situlah pihaknya menyimpan berkas-berkas penting. Seperti berkas pengambilan kredit. Termasuk SK PNS yang mengambil kredit. Namun ia pesimis berkas itu berhasil diselamatkan.

“Saya belum tahu apakah ada berkas pengambilan kredit yang bisa diselamatkan atau tidak. Terlebih kebakaran terjadi hari libur, yaitu hari Sabtu. Hari itu hanya ada petugas piket jaga. Tidak ada pegawai lainnya,” ujar Marzuki.

Marzuki mengaku saat KCP yang ia pimpin terbakar pada Sabtu (28/11/2020) siang, posisinya sedang berada di Kota Bandarlampung. Sebab sedang libur.

“Sabtu kantor libur. Yang di kantor, petugas satpam saja. Lokasi kebakaran sudah diberi police line (garis polisi) oleh Polres Tanggamus,” tegasnya.

AKP Edi Qorinas: Kondisi Uang Aman

PEMADAMAN kobaran api di gedung Bank Lampung KCP Kotaagung, Kabupaten Tanggamus pada Sabtu (28/11/2020), perlu waktu hampir dua jam. Melihat dari waktu penjinakkan si jago merah, dapat diindikasikan kondisi kebakarannya cukup parah. Beruntung uang di dalam bank dua lantai itu kondisinya aman.

Hal itu ditegaskan oleh Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, S.H. Kendati mengalami kebakaran cukup parah, uang berbahan kertas tetap berada di dalam brankas tahan api. Sehingga tetap utuh.

“Uang dalam bank tetap aman. Hal itu kami ketahui saat Tim INAFIS melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara dan menyelesaikan proses identifikasi. Brankas tidak terbakar dan tahan api. Setelah api benar-benar dipadamkan, sementara uang dipindahkan ke tempat yang aman,” ujar Edi Qorinas, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, S.I.K., Minggu (29/11) siang.

Saat ini, kata kasat reskrim, Kantor Bank Lampung KCP Kotaagung akan dikunci. Disterilkan juga dengan police line pada titik-titik yang bisa diselidiki. Baik di dalam maupun di luar kantor. Sambil menunggu Tim Laboratorium Forensik dari Jakarta tiba untuk melakukan penyelidikan.

Edi Qorinas mengimbau agar nasabah Bank Lampung KCP Kotaagung tidak panik dengan peristiwa ini. Sebab pihak bank pasti memiliki data cadangan. Kemudian masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi menyesatkan. Peristiwa ini sudah ditangani Polres Tanggamus. Dan hasil penyelidikan akan diumumkan jika sudah selesai.

“Namun jika ada informasi yang mendukung penyelidikan, silakan melapor ke Polres Tanggamus. Dan bagi yang tidak tahu jangan menyebarkan informasi bohong atau hoax,” tegas mantan Kapolsek Rumbia Kabupaten Lampung Tengah itu.

KLIK JUGA: https://youtu.be/BXQJG0mYD1c

Penyelidikan Penyebab Kebakaran Libatkan Tim Labfor Jakarta

DALAM penyelidikan penyebab kebakaran gedung Bank Lampung KCP Kotaagung, Polres Tanggamus akan melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Jakarta.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas. Tepatnya setelah ia memimpin tim INAFIS melakukan identifikasi dan Olah TKP kebakaran yang berada di Jalan Merdeka area Pasar Kotaagung.

“Pasca-kebakaran, tindakan kami memasang police line dan Olah TKP. Selanjutnya menunggu petugas Puslabfor Forensik Jakarta guna proses identifikasi lengkap. Hasil koordinasi dengan Puslabfor Cabang Jakarta, diperkirakan mereka tiba hari ini (Minggu, 29/11/2020) atau besok (Senin, 30/11/2020),” ungkap Edi Qorinas.

Ketika disinggung kebakaran tersebut terindikasi adanya sabotase atau unsur kesengajaan, Edi Qorinas menegaskan pihaknya belum dapat memastikan. Namun berdasarkan keterangan sementara dari saksi-saksi, diduga kebakaran akibat korsleting listrik dari peralatan di dalam bangunan bank.

“Dugaan sementara korsleting listrik. Untuk hal lainnya, nanti menunggu hasil penyelidikan Puslabfor saja,” tegasnya.

Dia menambahkan, kebakaran tak hanya melahap gedung Bank Lampung KCP Kotaagung. Namun juga sempat merambat ke beberapa ruko yang berdampingan. Antara lain toko kelontongan milik Rudi (51). Berada tepat di belakang Kantor Bank Lampung Cabang Kotaagung. Kemudian toko bangunan milik Sri Suryani (53) yang berada di samping kanan bank.

Petugas Satpam Piket jadi Pelapor

KASAT Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas juga menjelaskan, pelapor dalam kebakaran kantor bank ini adalah Roji (32). Warga Pekon Kotaagung, Kecamatan Kotaagung itu adalah petugas satpam yang pada saat terjadi kebakaran sedang bertugas piket.

Berdasarkan keterangan Roji selaku pelapor, kata Edi Qorinas, ia berada di kantor dan bertugas piket pada Sabtu (28/11/2020). Sekitar pukul 10.30 WIB, Roji mengaku melihat kepulan asap dan kobaran api dari lantai dua gedung Bank Lampung KCP Kotaagung.

“Kemudian dia meminta tolong kepada warga sekitar dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Masyarakat sekitar lokasi, langsung membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba,” jelas kasat reskrim menurut keterangan pelapor.

Pada pukul 10.35 WIB, Anggota Koramil 424-03/KTA beserta anggota Polsek Kotaagung dan Polres Tanggamus tiba di lokasi untuk mengamankan dan mensterilkan lokasi. Lalu pukul 10.40 WIB, satu unit mobil damkar tiba. Disusul tiga unit mobil damkar lainya melakukan pemadaman dan pendinginan hingga pukul 12.10 WIB.

“Petugas damkar bersama warga dan petugas gabungan TNI dan Polres Tanggamus juga membantu memadamkan api. Sehingga pukul 11.50 WIB kobaran api berhasil padam. Dilanjutkan pendinginan,” beber Edi Qorinas.

Terkait jumlah kerugian akibat kebakaran ini, Edi Qorinas menambahkan, polisi masih berkoordinasi dengan pimpinan Bank Lampung KCP Kotaagung. Dan untuk kerugian dua toko milik Rudi fan Sri Suryani yang terdampak, juga masih dalam tahap perhitungan. (ayp)