PANARAGAN (translampung.com)– Belum berakhirnya Pandemi Covid 19 di Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) siapkan tiga skema keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) 2021.

Hal itu disampaikan Kepala Kemenag Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, melalui Nuning Herwiyati, M.Pd.I, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, saat dikonfirmasi translampung.com, Senin (25/1/2021) pukul 16.50 Wib.

Dikatakan Nuning, tiga Skema tersebut yakni. Pertama, jika Pandemi sudah tidak ada lagi, maka Jamaah akan berangkat 100 Persen. Kedua, jika Pandemi masih ada, kemungkinan akan ada pengurangan jumlah Jamaah dengan penerapan Protokol Kesehatan mencapai 50 Persen. Ketiga, jika Pandemi justru meningkat, maka akan ada penundaan kembali keberangkatan Jamaah Haji 2021.

“CJH 2021 ini merupakan CJH 2020 yang lalu. Dan meskipun belum ada Informasi dari Arab Saudi hingga kini, persiapan-persiapan Haji khususnya di Kabupaten Tubaba akan tetap dilakukan.” Terangnya.

Yang pasti, lanjut dia, sebagaimana yang disampaikan Kemenag Pusat, untuk keberangkatan CJH 2021 kuncinya ada di tuan rumah Pemerintah Arab Saudi, jika mereka menyampaikan dibuka pelaksanaan ibadah Haji Tahun 2021 maka otomotis Indonesia pula akan berangkat, karena tentu pengumuman itu untuk semua Negara.

“Untuk itu, diharapkan Pandemi dapat segera berakhir, dan pada Tahun 2021 ini para CJH dapat berangkat ke tanah suci Mekah.” Imbuhnya. (D/R)