PANARAGAN (translampung.com)- Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, masih stabil menjelang hari raya Idul Adha 1442 Hijriah atau 2021 Masehi. Kendati demikian, Pemerintah setempat tetap memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar.

Dikatakan Kepala Bidang Perdagangan, Eka Saputra, mewakili Kepala Dinas Koperindag Tubaba, bahwa berdasar hasil turun lapangan di sejumlah pasar Kabupaten setempat, harga Sembako di wilayahnya masih terpantau stabil.

“Kami sudah turun langsung ke pasar-pasar sejak Minggu lalu, diantaranya pasar Panaragan Jaya, Mulya Asri, Dayamurni, Pulung Kencana, dan bahkan sejumlah toko modern. Mengingat menjelang Idul Adha yang akan jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 mendatang.” Terangnya, kepada translampung.com, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, sampai dengan saat ini tidak ada lonjakan harga terhadap bahan-bahan pokok, dan ketersediaannya pun masih aman. Seperti misalnya harga beras medium Rp.90.000 per 10 Kilogram (Kg), dan harga beras premium Rp.110.000 per 10 Kg.

“Kemudian, untuk harga daging sapi Rp.120.000/Kg, ayam potong Rp.30.000/Kg, cabai merah besar Rp.18.000/Kg, cabai rawit Rp.45.000/Kg, bawang merah Rp.30.000/Kg, bawang putih Rp.28.000/Kg, telur ayam ras 24.000/Kg, gula pasir Rp.13.000/Kg, minyak goreng kemasan 2L Rp. 28.000, dan kelapa Rp 5000/buah.” Jelasnya.

Lanjut dia, pemberlakuan PPKM darurat jawa- Bali pada 3 – 20 juli 2021 juga tidak mempengaruhi harga Sembako di Lampung.

Untuk itu, pihaknya akan terus memantau harga kebutuhan pokok hingga hari raya nanti guna memastikan tidak ada oknum pedagang yang menaikan harga sembako melebihi ketentuan untuk mencari keuntungan yang terlampau tinggi.

“Selain itu, kami juga mengimbau agar para pedagang dan pembeli dapat selalu menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dalam beraktivitas terutama saat bertransaksi di pasar, mengingat saat ini masih dalam masa Pandemi Covid 19. Dan untuk pedagang juga kami imbau agar tidak menaikan harga melebihi ketetapan ataupun menimbun barang, karena jika sampai ketahuan akan dikenakan Sanksi tegas sesuai aturan berlaku.” Imbuhnya. (D/R)