Lampung Barat – Dari 999 Siswa SMKN I Liwa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) 460 diantaranya masuk golongan tidak mampu.

Diungkapkan Kapsek SMKN I Liwa, M. Yusuf Muis, mengatakan, hampir 50 persen dari 999 siswa yang ada di sekolah kejuaraan tersebut masuk golongan kurang mampu.

Hal itu terungkap saat pihak sekolah melakukan pendaatan siswa kurang mampu, 460 diantaranya memiliki kartu Penerima Keluarga Harapan (PKH).

Sehingga Pp 48 tentang pungutan tidak boleh di pungut biaya kepesrta didik atau wali murid karena secara ekonomi dikatagorikan kurang mampu.

Pihaknya menilai jika tetap dilakukan pungutan akan membangun kegaduhan di tengah orang tua siswa dan akan mengkangkangi aturan yang berlaku saat ini.

“Saat ini kita tidak melakukan pungutan ke wali murid sesuai dengan PP yang berlaku,” ungkapnya. (*)