TRANSLAMPUNG.COM


LAMPUNG UTARA – Penangkapan dua orang anggota Sat Pol PP Lampung Utara yang memakai narkoba di lingkup rumah dinas Jabatan Bupati Lampung Utara pada hari rabu sore (21/10) mendapat sorotan dari Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat).


Wakil II Humas Dewan Pimpinan Pusat Granat Adhan Nunyai kepada awak media, jum.at (23)0/2020) menyampaikan keprihatinannya atas penangkapan dua orang yang diketahui sebagi PNS dan tenaga honorer di Sat Pol PP Lampura,” Saya sangat prihatin atas kejadian ini, Ini adalah salah satu contoh rusaknya moral aparatur sipil negara. ‘Makai’ narkoba saat bertugas, apalagi dilakukan di lingkungan rumah dinas bupati,” ketusnya


Lanjuta Aan (sapaan akrab Adhan Nunyai) dirinya mengapresiasi dan mendukung jajaran Polres Lampung Utara, khususnya Satuan Narkoba dalam menindak para pelaku penyalahgunaan narkoba, di Kabupaten Lampung Utara 


Dirinya juga meminta agar kiranya kasus yang menimpa dua oknum anggota Pol.PP tersebut ditindak sesuai peraturan dan perundang -undangaan yang berlaku.” Kami akan memantau jalannya proses hukum terhadap kedua oknum tersebut. “Tujuannya agar menjadikan efek jera kepada mereka dan para pemakaian narkoba lainnya,” tegasnya 


Selain itu dia juga meminta, kepada pemerintah setempat agar melakukan tes urine bagi seluruh ASN di Lampung Utara. “Berapa bulan lalu, BNN Lampung berkunjung ke Lampung Utara dalam hal sosialisasi pencegahan, dan pemberantasan narkoba. Artinya, sosialisasi tersebut belum efektif. Sebab, masih saja ada oknum ASN terlibat memakai narkoba.  


Karena itu, kami minta kepada bapak Bupati agar melakukan tes urine kepada para ASN di Lampung Utara, sebagai salah satu uoaya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara. punkasnya (Iwan)