TRANSLAMPUNG.COM,PESAWARAN -Akses jalan menuju empat desa di Kecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran terancam terisolir lataran salah ada salah satu gorong -gorong di Desa Suka Jaya Pedada ambuk akibat hujan semalaman melanda.

Keberadaan gorong-gorong yang tepatnya di depan kantor Desa Sukajaya Pedada kecamatan Punduh Pedada ini merupakan satu satu akses jalan Provinsi untuk menuju empat desa yakni.Desa Bawang ,Bangun Rejo ,Soka Maju, Pagar Jaya dan selain itu juga akses jalan ini untuk menuju Wisata Pulau Pahawang saat ini tidak bisa di lalui kedaraan roda empat.

Menurut keterangan salah satu warga Sukajaya Pedada.Samsul Qomar,bahwa ambruknya gorong -gorong ini terjadi pada selasa malam kisaran pukul 05:00 WIB dengan kelebaran sekitar 2,5 meter di akibatkan tergerus oleh air karna hujan melanda.

“Dengan ambruknya gorong -gorong ini tetunya tidak bisa di lewati oleh kendaran roda empat hanya bisa di lalui kendaran roda dua saja ,”kata Samsul Qomar saat dihubungi translampung Rabu ,(01/04/2020).

Dirinya berharap kepada pemerintah terkait yakni Dinas Bina Marga Bina Kontruksi (DBMBK) Provinsi Lampung atau Dinas PU PR Pesawaran agar segera memberikan solusi untuk menagani permasalahan ini,di khawatirkan kalau tidak segera di tangani makan akan berdampak buruk bagi prekonomian masyarakat terutama di emat Desa yang ada.

“Nah ,kalau untuk sementara kendaraan roda empat yang hendak menuju Desa bawang dan desa lainya harus memutar masuk di Dusun lakaran. Tapi kapasitas kendaran roda empat itu hanya bisa kendaran kecil karna keberadaan  jembatan di Dusun itu tidak kuat menompang kendaran melebihi tonase ,”jelasnya.

Samsul Juga mengatakan bahwa saat ini masyarakat di Desa Sukajaya Sudah melakukan penutupan akases jalan dan mengintruksikan kendaran melewati Dusun Lakaran,namun masyarakat juga memilah -milah jika kendaraan yang akan melewati akases didusun.

“Saat ini juga masyarat di bantu pemuda Sukajaya sedang mengatur kendaran yang akan melewati dusun kalau mobil truk yang muatanya banyak maka muatanya harus di bongkar terlebih dahulu untuk melewati jembatan di dusun ini ,”kata Samsul Qomar. 

Sementara itu selaku lurah Sukajaya Pedada ,Saadi Yusuf membenarkan ambuknya salah satu gorong-gorong di Desa Sukajaya Pedada.Dan dirinya berharap agar pihak Dinas BMBK Provinsi Lampung segera mengambil tindakan karan di khawatirkan kalau tidak segera di tangani akan betdampak buruk untuk prekonomian masyarakat terutama masyarakat di empat desa yang ada.

“Saya berharap agar gorong -gorong itu di bangun dan di lebarkan karena gorong-gorong itu merupakan saluran Air dari pesawahan, kemungkinan ambuknya gorong-gorong ini karna terkikis air lataran salaurannya kecil ,”ucapnya.

Saadi Yusuf menjelaskan bahwa saat ini akses jalan tersebut tidak bisa di lalaui oleh kendaraan roda empat.Dan untuk sementara akses jalan menunju emat Desa yang ada, kendaran roda empat di alihkan melewati Dusun Lakaran Desa Sukajaya.

“Kalau kendaran melebihi tonase seperti kendaraan truk kemungkina tidak bisa melewati jalur ini selain jalanya sempit keberadaan jembatan di dusun ini tidak kuat menompang kendaran yang berat ,”jelasnya.

Dengan adanya masalah ini Saadi Yusuf sangat berharap agar pihak Pemerintah Provinsi dalam hal ini dinas BMBK Provinsi Lampung segera mengambil tindakan cepat jangan sampai masalah ini berlarut larut karna jalan provinsi ini merupakan jalan akses satu -satunya menuju wisata Pulau kiluan dan akses menjuju empat desa yang ada di kecamatan Punduh Pedada ini.

“Saya sudah berkoodinasi dengan pihak kecamatan Punduh Pedada untuk pemerintah pesawaran untuk mengatasi masalah ini mudah -mudahan bisa cepat teratasi ,”kata Saadi Yusuf,(ydn).