MESUJI–Satu (1) Karyawan perusahaan swasta di Kabupaten Mesuji MH (35) tercatat sebagai pasien perdana Corona Virus Desiase (Covid-19) setelah melakukan perjalanan dari Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) Setelah 5 bulan nihil kasus Corona akhirnya Mesuji pecah telok.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Yanuar Fitrian, S.Km., MM. Saat duhubungi wartawan sabtu (01/08).

Yanuar menjelaskan Pasien 1 dengan jenis kelamin laki-laki Usia 35 tahun.
Pasien 1 merupakan karyawan perusahaan swasta yang berada di Kabupaten Mesuji, pasien melakukan perjalanan dari Lombok pada 17 Juli kembali ke Mesuji tanggal 22 Juli, langsung dilakukan Rapit Test tanggal 22 tersebut dengan hasil Non Reaktif, namun pada Rapid Test ke 2 tanggal 29 Juli Reaktif.

“Pada hari yang sama dilakukan pengambilan sampel Swab PCR pertama dan hari berikutnya 30 juli sampel swab kedua, tertanggal 31 juli Sampel Swab keluar dengan hasil Positif Covid-19,” jelas Yanuar melalui telepon selulernya sabtu (01/08).

Yanuar juga menjelaskan, Pasien 1 tersebut merupakan Pasien dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Tidak ada gejala klinis, pasien terkategori Orang Tanpa Gejala atau OTG,” imbuhnya.

Sementara itu Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengumumkan terdapat delapan penambahan kasus baru, yang terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19), Sabtu (01/08).

Ada pun kedelapan kasus baru ini, Mesuji mencatatkan kasus pertamanya setelah beberapa bulan nihil kasus.

Sementara tujuh kasus baru lainnya kali ini, berasal dari Pesisir Barat. Delapan penambahan kasus terbaru ini, semuanya tidak bergejala. Dengan demikian, total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah tersebar di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung mencapai 263 orang.

Ada pun rincian persebaran kasus Covid-19, terbanyak Bandar Lampung 123. Disusul Lampung Tengah sejumlah (33) Lampung Selatan (27), Pesisir Barat (16), Lampung Utara (15), Pesawaran (11), Way Kanan (6), Tulangbawang Barat (5), Lampung Barat (5), Metro (6), Pringsewu (4), Tanggamus (3), Tulangbawang (1), dan Lampung Timur (1), dan Mesuji (1).

Dari hasil penelusuran media ini satu pasien baru di Mesuji berdasarkan informasi yang dihimpun berinisial MH ini bukan Warga Mesuji melainkan warga asli NTB, dan dia hanya sebagai karyawan salah satu perusahaan swasta di Mesuji.(nara)