Bandar Lampung – Nilai-nilai Pancasila yang sebenarnya sudah hidup dalam praktik keseharian masyarakat, dapat digunakan sebagai ‘pisau bedah’ untuk mengontrol para pemimpin dan menyeleksi calon pemimpin.

Demikian salah satu hal penting yang disampaikan Endro Suswantoro Yahman saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kedai Kopi WAW, Tanjung Seneng, Bandar Lampung, Jumat (03/07/2020) sore.

“Dengan demikian, sebenarnya kita dapat menggunakan Pancasila sebagai alat untuk mengontrol para pemimpin kita dan menyeleksi dan memilih orang-orang yang mengajukan diri sebagai calon pemimpin dalam pilkada langsung. Sehingga dalam praktik kekuasaan yang dijalankan, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya, perilakunya, tidak menyimpang dari ideologi Pancasila yang pasti merugikan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Anggota Komisi II DPR RI ini juga mengajak masyarakat untuk mempraktikkan Pancasila dalam menyeleksi para calon pemimpin mereka dalam Pilkada serentak Desember mendatang, dan menjauhi calon pemimpin yang mendewakan uang untuk memperoleh kekuasaan.

Menurutnya, tidak sedikit orang yang menjadi pemimpin karena dia memiliki uang banyak sehingga mampu ‘membeli suara’ pemilihnya.

Sebab, jelas Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini, pemimpin yang seperti itu pasti akan mementingkan dirinya sendiri beserta konco-konconya saat dia sudah terpilih, ketimbang mengurusi rakyatnya, dan menjauhkan kita dari kesejahteraan dan keadilan sosial yang menjadi cita-cita kemerdekaan.

“Jangan mempercayakan suara kita kepada pemimpin-pemimpin yang demikian. Jadi, mari kita kontrol bersama,” ajak Anggota MPR/DPR RI dari Dapil Lampung I ini.

Endro Suswantoro Yahman yang juga berprofesi sebagai Dosen Teknik Lingkungan Universitas Trisakti, Jakarta ini juga mengungkapkan, bahwa pada hakekatnya pemimpin itu, termasuk Anggota MPR/DPR RI, adalah pembantu masyarakat.

“Jadi saya siap menampung dan mencari jalan penyelesaian masalah di tengah masyarakat. Semakin banyak pengaduan masyarakat kepada saya, semakin saya senang,” ungkapnya seraya mengajak masyarakat Tanjung Seneng untuk senantiasa berprilaku hidup sehat.

“Mari kita berprilaku hidup sehat. Pandemi Covid ini jangan menjadi hantu. Tapi perlu kita lawan dengan berperilaku hidup sehat. Karena bila badan kita sehat, maka kekebalan tubuh juga kuat melawan segala bakteri dan virus,”pungkasnya. [tim]