TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Kepala Badan Kepegawaian dan Pegembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lampung Utara berinisial ADR dan Seketaris badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) yang berinisial (R) terkonfirmasi positif covid – 19. hal tersebut disampaikan Ketua Posko seketariat percepatan penanganan covid-19, Sanny Lumi, di gedung korpri Kotabumi, Senin (14/09/2020) 


Diketahui dua Pejabat dilingkungan pemerintah daerah kabupaten Lampung Utara dinyatakan positif covid-19 tersebut berdasarkan hasil swab dari Labkesda provinsi lampung.

” Hari ini kita ada penambahan pasien covid-19 sebanyak tiga orang, Yang pertama jenis kelamin laki-laki umur 38 tahun dan berdomisili di bandar lampung, yang kedua jenis kelamin laki-laki umur 21 tahun warga kecamatan abung semuli dan yang ketiga jenis kelamin laki-laki umur 43 tahun kecamatan sungkai selatan,” ucap Sanny Lumi


Menurutnya ketiga orang tersebut dilakukan swab selama tiga kali dan dinyatakan positif covid-19
“Jadi swab dilaksanakan selama tiga kali pada tanggal (09/09) dengan sampai pada tanggal (11/09) dan dikirim langsung pada tanggal (11/09) ke labkesda  provinsi lampung. Dan hasil swab lab keluar pada tanggal (13/09) dinyatakan positif covid-19,” ujarnya


Saat ditanya apakah tiga diantara dua orang yang terpapar covid-19 adalah pejabat publik, Sanny Lumi juga membenarkan hal tersebut.
” Memang ada yang menjadi perhatian kita yaitu dua orang pejabat dilingkup Pemkab Lampura, yang satu menjabat kepala Kepala Badan Kepegawaian dan Pegembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berinisial ADR dan yang satu sebagai Seketaris badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) yang berinisial (R) ,”Terangnya


Lebih lanjut disampaikan Sanny Lumi, untuk riwayat nya sendiri, yang kepala BKSDM pernah kontak dengan konfirmasi sebelum nya dengan pasien yang terpapar covid-19 yang berinisial S dan Kemudian untuk riwayat yang seketaris BPPRD terkonfirmasi sering beraktifitas pulang pergi kebandar lampung.


“Untuk ketiga orang tersebut sudah dilakukan untuk isolasi mandiri, tapi kita juga sambil menunggu respon dari pada masyarakat keliling, Mudah-mudahan dengan kasus kita yang siknifitan dalam dua minggu terakhir ini diharapkan kepada masyarakat lampura untuk saling bahu membahu untuk memutus mata rantai covid-19 yang ada dikabupaten lampung utara, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya (Ek)