TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, harapkan pembangunan Rehabilitasi Rekonstruksi (RR) pasca bencana di 2 titik jalan Kabupaten bisa sesuai perencanaan.

Dikatakan Ketua Komisi 1 DPRD, Yantoni, kepada translampung.com pada Selasa (08/9/2020) pukul 11.49 Wib. Bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan dan turun lapangan untuk kegiatan pembangunan tersebut. 

“Hari ini kami Komisi I dan Komisi III turun untuk melihat atau memantau lokasi yang akan dimulai pembangunan RR. Tentunya ini merupakan tugas kami dalam menjalani fungsi Legislasi atau Pengawasan, dan tentunya kami berharap dalam pekerjaan ini nantinya bisa sesuai apa yang telah ditentukan,” kata Yantoni.

Sementara itu, Nisom, selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, yang merupakan Pengguna Anggaran (PA), sangat berterimakasih kepada DPRD yang telah turut mengawasi kegiatan yang berasal dari anggaran BNPB Pusat itu.

“Kegiatan pembangunan RR itu telah dimulai kontrak sejak 18 Agustus hingga 17 Desember atau 120 hari Kalender, yang mana saat ini pihak rekanan sedang melakukan persiapan seperti pembersihan jalan alternatif, mencari Spek Tanah, dan merakit rangkaian besi. Dan minggu ini atau minggu depan barulah akan dimulai kerjaanya,” ungkapnya.

Adapun program kegiatan pembangunan Rehabilitasi Rekonstruksi pasca bencana tersebut, lanjut dia, itu telah ditetapkan di 2 titik jalan Kabupaten, yakni di jalan penghubung antara Tiyuh Panaragan dan Bandar Dewa Kecamatan Tulangbawang Tengah, dan jalan Tiyuh Gedung Ratu Kecamatan Tulangbawang Udik. 

“Jadi, untuk saat ini ke 2 titik tersebutlah yang akan dilakukan penimbunan dan pembangunan kegiatan RR oleh rekanan, karena lokasi itu hampir setiap tahun langganan Banjir,” imbuhnya. (D/R)