TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Sebanyak 68 Pekerja Migran Indonesia (PMI), dicatat oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung.

Dikatakan Plt.Kepala Disnakertrans Tubaba Rudi Riansyah, saat dikonfirmasi translampung.com diruangan kerjanya pada Kamis (9/4/2020) pukul 11.10 Wib. Bahwa PMI tersebut berasal dari 4 Negara tetangga.

“Untuk Kabupaten Tubaba sejak Januari sampai dengan April 2020 ini, sudah ada 68 PMI yang pulang. Yang mana mereka berasal dari Negara Taiwan, Hongkong, Singapura, dan Malaysia,” terangnya.

Data tersebut, jelasnya, kita dapat dari Badan Perlindungan dan Penempatan TKI (BNP2TKI) melalui Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN).

“Adapun untuk data dari setiap Kecamatannya yakni, Kecamatan Tumijajar ada 5 orang yang pulang, Tulang Bawang Tengah 11, Way Kenanga 6, Lambu Kibang 7, Gunung Agung 11, Gunung Terang 21, Batu Putih 4, dan Kecamatan Tulang Bawang Udik ada 3 orang,” ungkapnya.

Lanjutnya, PMI itu terdiri dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW), sehingga disebut PMI. Untuk Kabupaten Tubaba sendiri rata-rata mereka bekerja sebagai asisten rumah tangga di Negara luar.

“Sampai dengan saat ini, data yang masuk ke kita mereka dalam keadaan sehat, dan jika nanti ada penambahan lagi akan terus kita catat. Tentunya pula berkoordinasi dengan Pemerintah Tiyuh (Desa) agar pula di data dan kembali dicek kesehatannya di Puskesmas,” imbuhnya. (D/R)