TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Dinas Pertanian Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, membentuk Kebun Sumber Benih Entres Karet, untuk penyediaan bibit pohon Karet unggul.

Dikatakan Kepala Dinas Pertanian Syamsul Komar, didampingi Kepala Bidang Perkebunan Catur, saat dikonfirmasi translampung.com diruang kerjanya pada Senin (13/7/2020) pukul 11.00 Wib. bahwa Kebun Sumber Benih itu merupakan Program tahun 2020, yang dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gunung Terang, dengan luas lahan setengah Hektar.

“Pembentukan tersebut secara bertahap, yakni mulai dari Pembangunan Kebun, Pemurnian, Penilaian, dan Pelepasan. Adapun untuk fokus tahun ini, penggunaan anggaran dari APBD masih untuk Pembangunan Kebun Sumber Benih itu,” kata Catur.

Untuk tahun 2021, lanjut dia, maka barulah dilakukan Pemurnian atau memilih klon benih Karet mana yang tumbuh dengan baik dan sesuai. Kemudian dinilai oleh tim, barulah dilakukan penetapan atau pelepasan melalui SK dari Direktur Jenderal Perkebunan.

“Nantinya setelah Kebun itu jadi, maka akan dikelola, dikembangkan, dan dibisniskan oleh penangkar yang telah memiliki izin dari Provinsi. Dan Kebun Sumber Benih itu hanya dibatasi 8 tahun sesuai aturan dari Menteri, terhitung sejak mulai dilakukan Pembangunannya, karena jika Entres masih dipakai lebih dari 8 tahun, akan memiliki kulit yang tipis dan kurang berkualitas,” terangnya.

Sasaran atau tujuan pembentukan Kebun Sumber Benih itu, jelas dia, agar jika petani Karet ingin melakukan peremajaan, maka Kabupaten Tubaba ada persediaan benih klon unggul yang memiliki produktivitas yang tinggi untuk dibeli. Sehingga akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) merupakan tanaman perkebunan yang penting, baik dalam konteks ekonomi masyarakat maupun sumber penghasil devisa non migas bagi Negara. Apalagi Kabupaten Tubaba banyak petani Karet, sehingga diharapkan program ini akan berjalan dengan baik,” imbuhnya. (D/R)