TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara Mat Soleh, menerjunkan 12 tim untuk melakukan verifikasi dan validitas ke 819 sekolah yang mengusulkan untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka.


” ya, kami menerjunkan 12 tim, dimana 1 tim itu terdiri dari empat kelompok kerja untuk melakukan verifikasi ke 819 sekolah yang terdiri dari TK,SD dan SMP yang ada di Kabupaten Lampung Utara,” ujarnya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (20/01/2021)


Lanjut Mat Soleh, nanti hasil verifikasi itu berapa persen sekolah yang sudah memenuhi persyaratan, dan dari data itu nanti akan kita koordinasikan dengan satuan tugas dan Dinas Kesehatan. ucap Mat Soleh


Dan satuan tugas ini nanti kata Mat Soleh, untuk melihat penyebaran virus Corona ini dimana saja, nah kalau disitu ada yang terkonfirmasi positif, Maka untuk dilingkungan sekolah itu tidak kita laksanakan pembelajaran tatap muka, walaupun sekolah itu sudah memenuhi protokol kesehatan. jelasnya

Dikatakannya lagi, setelah kita selesai koordinasi dengan gugus tugas dan Dinas Kesehatan, baru kita laporkan kepada Bapak Bupati keadaan sekolah yang ada di Kabupaten Lampung Utara. Setelah itu nanti baru Bapak Bupati yang mengambil keputusan.

Karena berdasarkan SKB empat Menteri bahwa yang berhak memutuskan apakah sekolah itu boleh atau tidak melaksanakan tatap muka adalah kewenangan dari Kepala Daerah.
Dan di SKB empat Menteri itu tidak mengenal lagi namanya zona merah, hijau, kuning, atau zona orange, jadi sepanjang kepala daerah nya mengizinkan kita boleh melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka.pungkasnya


Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berencana akan mengadakan kegiatan belajar mengajar tatap muka, dan rencana tersebut rencanannya akan dimulai pada bulan februari 2021. (Eka)