MENGGALA (translampung.com) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tulangbawang (Tuba) inisial NS ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2019. Hal itu disebutkan oleh Kasi Pidsus Kejari Menggala, Raden Akmal, kepada translampung.com pada (27/1/2021).

Hari ini Kejari Menggala melakukan pemeriksaan Kepala Dinas Pendidikan Tulangbawang NS. Ternyata dalam pemeriksaan ditemukan tindakan perbuatan melawan hukum, yang terindikasi tindak pidana korupsi, sehingga pada hari ini NS secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana dak tahun 2019.

“Tersangka NS diduga melakukan pemotongan terhadap sekolah se-Kabupaten Tulangbawang yang mendapatkan DAK fisik tahun 2019, untuk besaran potongan setiap sekolah yang mendapatkan Dak kisaran 10 sampai 12,5 persen. Untuk tersangka baru satu orang atasnama NS, Kadisdik Tulangbawang, namun tidak menutup kemungkinan ada yang lain proses masih berjalan,” ujarnya.

Raden Akmal juga mengatakan, untuk kerugian negara belum bisa disimpulkan karena proses masih berjalan serta pasal apa yang akan disangkakan kepada tersangka masih dalam proses. Ia juga meyakinkan bahwa proses ini akan berjalan secepatnya dan terbuka untuk semuanya.

“Tersangka NS tidak dilakukan penahanan dengan alasan tersangka kooperatif. Akan tetapi secepatnya akan kita lakukan penahanan kalau semua proses sudah selesai, untuk limit waktu melakukan penahanan terhadap tersangka NS pokoknya secepatnya,” tegasnya. (Als)