MESUJI — Sebanyak 126 Kepala Keluarga tidak mampu di Desa Tebing Karya Mandiri, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, yang terdampak Covid-19 menerima Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari anggaran Dana Desa tahap I Desa tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa setempat, sabtu (20/06/2020).

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas PMD Mesuji Sunardi Nyerupa, SE mewakili Bupati Mesuji H Saply TH., didampingi Camat Mesuji Timur Tarbin Putra, Kepala desa Tebing Karya Mandiri Badrul Ali, dan para warga penerima bantuan.

Tidak lupa Sunardi menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Mesuji yang sedang ada agenda lain di waktu yang bersamaan. Akan tetapi sedikit pesan dari Bupati Saply untuk masyarakat terkait penyaluran BLT ini tetap disampaikan oleh Sunardi dalam sambutannya.

Dimana bupati berharap dengan adanya program BLT ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. Selain itu, bantuan tersebut juga harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, jangan sampai malah digunakan untuk hal-hal yang tidak penting apalagi berfoya-foya. Tidak lupa dia juga menyerukan ‘Salam Desa Membangun Kompak, Bersatu, Maju’ yang merupakan salam persatuan Desa di Kabupaten Mesuji.

“Ada seidikit pesan dari Bapak Bupati, untuk warga penerima BLT supaya memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik-baik nya bukan untuk berfoya-foya, dan belanjakan dana tersebut di warung tetangga yang ada di Desa agar warga pemilik warung yang tidak mendapat bantuan juga dapat merasakan dampak bantuan tersebut,”kata Sunardi

Sementara Kepala Desa Tebing Karya Mandiri Badrul Ali menyebutkan, jika di desanya ada sekitar 126 KK yang menerima bantuan (BLT) Dana Desa tahap I ini. Dia juga menghimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan supaya bisa lebih menjalin komunikasi kepada perangkat desa mulai dari RT, dan RK nya masing-masing, mengapa bisa terjadi apakah memang belum terdata atau bagaimana.

“Saya menghimbau kepada warga yang belum tersentuh bantuan tetapi merasa dirinya memang tidak mampu dan butuh bantuan ini, tanyakan hal tersebut kepada Perangkat Desa bukan kepada Sosial Media (Sosmed), tidak mungkin perangkat desa memakan dana bantuan tersebut karna perangkat desa nyawanya panjang,” tegasnya

Ditambahkan Badrul, masyarakat juga jangan mudah terprovokasi, sebab penyaluran bantuan tidak hanya satu macam saja, banyak bantuan yang di salurkan oleh pemerintah kepada masyarakat baik dari pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa juga ada.

“Bantuan bagi masyarakat terdampak covid-19 tidak hanya BLT saja, ada BST, ada paket sembako dan masih banyak lagi. Jadi buat masyarakat jangan takut tidak kebagian bantuan karna semua pasti kebagian, hanya masalah waktu penyalurannya saja yang harus bersabar karena semuanya melalui proses,”tambahnya.(nara)