TRANSLAMPUNG.COM,PESAWARAN- Upaya untuk memutuskan mata rantai  penyebaran Virus Corona Diserse (Covid -19 )di Desa Taman Sari Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran,pihak apratur desa terus melakukan penanganan secara optimal kepada Orang Dalam Monitoring (ODM).

Menurut Kepala Desa Taman Sari Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Fabian Jaya mengatakan bahwa langkah pihak desa untuk memutuskan mata rantai penyebaran  wabah Covid -19 yang terjadi saat ini khusunya di Desa Taman Sari berupaya terus mengawasi ODM dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh yang di lakukan oleh Tim Gugus tugas Covid -19  Desa Tama Sari.

“Setiap warga yang baru datang dari rantau kita sebut ODM,dan meraka ini setelah kita datan lalu  kita pantau terus suhu bandan srtaip harinya selama 14 hari ,”jelasnaya.

Fabian Jaya juga menjelaskan bahwa untuk penanganan dalam memutuskan mata ranatai Covid -19 ini,para warga yang baru datang ini akan di lakukan pendataan dan setelah itu akan memandatangai suarat pennyataan yang berisikan, jika dalam pemeriksaan suhu badan selama 14 hari ada geja peningkatan suhu maka siap untuk di Isolasi mandiri di rumah isolasi yang telah disediakan.

“Kita juga sudah siapkan rumah solasi mandiri bagi ODM yang mengalami kenaikan suhu badan, jadi dalam hal ini tidak ada lagi alasan masyarakat ODM tidak mau mengikuti intruksi untuk di isolasi mandiri karna mereka sudah menandatangai kesepakan tersebut ,”kata Fabian Jaya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Dirinya juga menghimbau kepada  masyarakat khusunya masyarakat di Desa Taman Sari agar selalau wasapa, karna wabah Covid-19 saat ini tidak bisa di anggap main- main dikarenakan sudah banyak warga di lampung telah terpapar Virus Corona.

“Nah,untuk menanggulangi penyebaran wabah Covid -19 terutama di Desa Taman Sari ini terus kita tangani secara optimal yakni dengan melakukan sosilaisasi mandiri dan himbawan kepada masyarakat agar selalu waspada,”kata Fabian 

Selain itu lanjut Fabian Jayabahwa dirinya juga telah menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa agar senantiasa mengikuti intruksi pemerintah seperti selalu menghindari adanya kerumunan masa, menggunakan masker dan selalau menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya juga telah mengintuksikan kepada masyarkat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan ini agar tidak melakukan sholat berjamaah untuk mengindari penyebaran Pademi Corona Virus ini,Tapi saya tidak menganjurkan untuk penutupan masjid,”ucapnya.

“Dan berharap kesadaran semua masyarakat Desa Taman Sari untuk memerangi wabah ini ,percuna saja kita lakukan upaya -upaya pencegahan  dan lain- lainya kalau kesadaran masyarakat kurang memahami bahaya Covid-19 yang saat ini terjadi,”pungkasnya,(ydn).