TRANSLAPUNG.COM (PANARAGAN)–
Curah hujan cukup tinggi, mengakibatkan meluapnya aliran sungai Way Tulung Below, di kelurahan Daya Murni Rw2-Rt2, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sekitar pukul 02-03 WIB Dini hari.

akibatnya, debit air tersebut merendam sebagian prasarana Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Quran, juga Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pondok pesantren setempat. Beruntung, aktivitas ngajar mengajar tidak terganggu.

“Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 02.00-03.00 WIB. Sampai membanjiri Asrama Putri Pondok Nurul Qur’an, sehingga santri dan santriwati sempat mengungsi ke tempat yang tidak terkena banjir.” Ungkap Jazudin selaku penasehat di Ponpes Nurul Quran saat dihubungi translampung.com pada (21/1/2020) sekitar pukul 11.01 WIB

Menurutnya, selama pondok tersebut berdiri sudah dua kali kejadian banjir. Diduga, banjir tersebut akibat  tidak lancarnya aliran air yang menabrak lokasi tanah warga karena aliran sungainya bukan menikung, namun nyaris berbentuk Huruf L.

“Saya mohon perhatiannya dari masyarakat setempat dan Pemkab Tubaba, agar dapat bersama mengantisipasi bencana banjir ini,  saya khawatir banjir susulan kembali, mengingat curah hujan awal tahun ini cukup tinggi.” Katanya.

Menanggapi itu, kepala Dinas (Kadis ) Sosial Tubaba Somad mengatakan. Terkait  banjir yang menggenangi pondok dan sekolah tersebut, pihaknya akan melihat dahulu dampak sosialnya bagaimana, apakah parah atau tidak.

“Jika dampaknya cukup parah maka akan kita salurkan bantuan nantinya. Namun jika air itu hanya sekedar sebentar saja maka koordinasi saja dengan masyarakat sekitar untuk mengatasinya bersama.” Imbuh nya. (D/R).