Pengantar: di salah satu Grup WA saya membaca renungan bagus tentang ciri-ciri orang baik. Semoga menjadi bahan introspeksi buat kita agar dapat berbuat seperti yang dituliskan dalam renungan itu. Di bawah ini rinciannya.

πŸ‘‰1. Orang Baik cenderung LEBIH BANYAK TERSENYUM. Percaya atau tidak, kebaikan seseorang bisa ditunjukkan dari cara dia tersenyum. Mengapa? Karena semakin banyak orang tersenyum, maka Aura Positif akan bertebaran di sekitarnya Selain itu, dengan tersenyum, orang akan terkesan lebih ramah dan bisa dipercaya.

πŸ‘‰2. Pikiran-pikiran negatif seperti iri hati dan dengki jarang menghinggapi orang baik.
Orang Baik akan selalu MENANAMKAN PIKIRAN POSITIF dalam hidupnya. Bahkan saat dia mengalami masa-masa sulit sekalipun sehingga akan menyebarkan suasana nyaman pada diri dan lingkungannya.

πŸ‘‰3. Orang Baik biasanya lebih sering MENYAPA DULUAN. Orang baik tidak akan keberatan untuk menyapa semua orang, bahkan terhadap orang yg berbuat jahat padanya sekalipun.

Orang baik selalu terhindar dari rasa menjadi orang penting, BAIK MENJADI ORANG PENTING. TAPI LEBIH PENTING MENJADI ORANG BAIK. ingin dicari dan dibutuhkan.

Dia biasanya tidak membutuhkan pengakuan orang atas kinerjanya selama ini. Dia hanya mengharapkan ridho dari TUHAN.

πŸ‘‰4. Orang Baik TIDAK INGIN MENUNJUKKAN BAHWA DIA BAIK. Tapi orang jahat akan selalu membangun citra baik untuk (kekurangan) dirinya. Itu sebagai kompensasi menutupi semua kelemahannya.

πŸ‘‰5. Orang Baik selalu PINTAR MENGENDALIKAN EMOSI. Mereka terlihat sangat sabar dan toleran.
Tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri meski memiliki kelebihan dibandingkan orang lain.

πŸ‘‰6. Orang Baik akan bercerita atau MEMBAGIKAN HAL-HAL YG BERMANFAAT dengan tujuan memberi tahu. Tidak ada yang dirahasiakannya tentang hal itu.

Bukan untuk menggiring opini publik bahwa hanya dirinyalah yg benar. Dia yakin kebenaran yang hakikih ada hanya pada TUHAN.

πŸ‘‰7. Orang Baik selalu memilki “segudang” tiga kata sakti. Kemudian tanpa ragu dan malu menyampaikannya sesuai dengan kebutuhannya. Yaitu MAAF, TOLONG, dan TERIMA KASIH.

tidak pernah merasa rendah menyampaikannya meski itu disampaikan kepada orang-orang yang secara kehidupan lebih rendah dari dirinya. Itu terjadi karena dia melihat dan menilai semua manusia secara universal.

πŸ‘‰8. Orang Baik tidak akan keberatan untuk mengakui kelebihan orang lain. Apalagi jika dia merasa bersalah. Mereka tidak akan segan-segan untuk MEMINTA MAAF dan MEMPERBAIKI KESALAHAN.

Berbeda dengan orang jahat yg memiliki gengsi tinggi dan menganggap dirinya selalu benar. Apalagi jika tidak ada lagi yang dibanggakannya, namun masih sombong.

Jangankan mengaku SALAH, menganggap orang lain berprestasi saja gengsi, Ada saja alasan untuk mencari kesalahan dan buat menjatuhkan orang lain.

Semoga kita bisa melatih diri menjadi orang sabar dalam menghadapi setiap kejahatan dan perilaku orang jahat.

MEMANG BAIK MENJADI ORANG PENTING, TETAPI JAUH LEBIH PENTING MENJADI ORANG BAIK.

Mari secara konsisten kita terus belajar jadi ORANG YANG BAIK.

Aqua Dwipayana MES
Penulis dan Motivator Nasional