METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengingatkan masyarakat pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi dan meminimalisir berkembangnya nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Kita tadi bersama ekskutif sudah turun langsung untuk melaksanakan Gerakan Serentak (Gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) penyebab DBD. Dan kita temui barang bekas yang menampung air, tempat inilah yang menjadi sarang dan berkembangnya nyamuk. Karenanya diperlukan perhatian masyarakat dalam memantau jentik nyamuk,” ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Basuki dikonfirmasi usai melaksanakan Gertak PSN, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, nyamuk Aedes Aegepty sebagai penyebab penyakit DBD banyak berkembang di tempat-tempat penampungan air yang bersih. Selain itu juga di tempat-tempat yang lembab yang kurang mendapatkan cahaya matahari. “Karena itu pola hidup bersih dan sehat ini sangat diperlukan. Masyarakat harus juga harus sadar untuk menjaga kebersihannya,” paparnya.

Meski demikian, lanjut Basuki, peran pemerintah terutama para petugas kesehatan juga sangat diperlukan untuk mengingatkan masyarakat. Ini terutama dalam menerapkan 4M Plus, yakni menutup, menguras, mendaur ulang dan memantau jentik nyamuk. Selain itu juga mengoleskan lotion anti nyamuk dan menaburkan bubuk abate.

“Terutama di sekolah-sekolah baik PAUD, TK, SD dan SMP maupun SMA ini penting menerapkan PHBS. Karena di sekolah inilah banyak tempat-tempat penampungan air dari sampah plastik. Selain itu lokasi-lokasi yang rawan perkembangan nyamuk harus dipantau,” ungkapnya.

Karena diakuinya, anak-anak tersebut cenderung banyak terserang DBD dari lingkungan sekolah khususnya saat pagi hari. Seperti diketahui dari beberapa kasus yang terjadi banyak anak-anak pulang sekolah muntah-muntah dan panas.

“Di lokasi sekolah khususnya jamban dan toilet kamar harus rutin dibersihkan. Selain itu juga taman, kebun maupun kolam sekolah juga harus dipantau dan dibersihkan. Kewaspadaan oleh semua pihak sekolah ini sangat diperlukan khususnya dalam menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dengan menerapkan 4M Plus,” paparnya.

Basuki juga mengingatkan warganya untuk menjaga kebersihan di lingkungan. Ini khususnya di wilayah Kelurahan Iringmulyo ini tercatat paling tinggi yang mencapai 28 kasus yang positif dari 95 kasus DBD se-Kota Metro.

“Selain dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, kader dan petugas kesehatan jangan lelah mengingatkan masyarakat. Ini terutama 4M ini jangan hanya slogan semata, namun harus diimplementasikan ke masyarakat,” pungkasnya. (ria)