TRANSLAMPUNG.COM,BANDARLAMPUNG- Camat Tanjungkarang Barat (TKB ) Nurcahyo melakukan permintaan maaf kepada Syekh Ali Jaber atas insiden penusuk yang dilakukan oleh salah satu warga Sukajawa, saat Syekh Ali Jaber sedang mengisi tausyiah di halaman Masjid Falahuddin, Jl.Tamin Kelurahan Sukajawa,TKB Kota Bandarlampung, Minggu (13/9), pukul 17.30 WIB lalu.

Menurut Nurcahyo bahwa permintaan maaf kepada Syekh Ali Jaber di lakukannya langsung pada saat dirinya datang ke Puskesmas Kelurahan Gedongair, dimana tempat ulama ini dievakuasi setelah kejadian naas tersebut.

“Waktu itu saya sedang monitoring kegiatan Dankel di beberapa keluarahan TKB, tiba -tiba saya dapat telpon ada kejadian yang menimpa Syekh Ali Jaber, makanya saya langsung ke Puskesmas Gedongair. Alhamdulillah saya bisa langsung ketemu beliau dan meminta maaf atas insiden yang terjadi di wilayah saya,”kata Nurcahyo saat di wawancarai ,Selasa (15/09/2020).

Menurutut Nurcahyo bahwa dengan permintaan maaf yang di lakukan langsung kepada Syekh Ali Jaber mendapat respon positip dari ulama termana ini. Dan Syekh Ali Jaber mengucapkan doa agar di Kecamatan TKB terhindar dari Covid -19 dan masyarakatnya bisa makmur.

“Saya sangat terkesima sekali atas sipat Syeh Ali Jaber dengan sipat penuh kesabaran dan keimanan beliu, mudah -mudahan beliu selalu di beri kesehatan dari Allah dalam menjalankan dakwahnya,”kata Nurcahyo.

Lebih lanjut dirinya juga menjelaskan bahwa adanya kegiatan di wilayah Kelurahan Sukajawa TKB memang sudah ada surat pemeberitahuan kepihak kecamatan dan melampirkan izin dari ketua Gugus tugas Covid -19 kota Bandarlampung.Namun, dalam hal ini pihak Kecamatan hanya sebagi tamu undangan.

“Saya memang tidak datang waktu itu,karna ada kegiatan monitoring Dakel, Namun dengan adanya kejadian yang menimpa Syekh Ali Jaber saya selaku Camat TKB mengutuk keras pelaku dan meminta kepada pihak kepolisian agar bisa mengusut motif pelaku penusukan ini,” pungkasnya,(ydn).