PANARAGAN (translampung.com)– Para Calon Kepala Tiyuh (Desa) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, ditekankan untuk mengedepankan Politik Santun dan menghindari kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) serentak pada 16 Desember 2020.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Mansyur, saat dikonfirmasi translampung.com, Selasa (24/11/2020) pukul 13.00 Wib.

“Dalam Pilkati tahun ini, kita menegaskan bila terjadi kecurangan akan ditindak sesuai aturan hukum, seperti Money Politik (Politik Uang), Ujaran Kebencian, Kampanye Hitam, dan lain sebagainya,” ungkap Mansyur.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya berharap jika ada Oknum Calon Kepala Tiyuh yang melakukan kecurangan bisa segera dilaporkan kepada Panitia atau Aparat berwenang disertai dengan Bukti seperti Rekaman atau lainnya, sehingga pelaksanaan Pilkati dapat terlaksana dengan jujur dan adil.

“Seperti yang kita ketahui, bahwa ada 5 Tiyuh di Tubaba yang akan melaksanakan Pemilihan, yaitu Tiyuh Penumangan Baru, Panaragan, Mulya Kencana, Gunung Katun Tanjungan, dan Bangun jaya. Dan dalam pelaksanaan Pilkati itu nantinya tetap menerapkan Protokol Kesehatan,” imbuhnya. (D/R)