TRANSLAMPUNG.COM  (PANARAGAN)–Terbentuknya Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) masa bhakti 2020 -2025, Bupati Umar Ahmad berharap akan dapat memperkuat hubungan kerjasama lebih baik upaya mengisi program pembangunan bidang keagamaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Umar Ahmad.Sp, Didampingi Asisten I Agus Subagio saat rapat koordinasi pembentukan kepengurusan FKUB di Ruang Aula Pertemuan AgronomiSMKN 1 Kecamatan Tubalangbawang Tengah, Tiyuh (Desa) Pulung Kencana, pada (16/1/2020) sekitar pukul 10.15 WIB.

Menurutnya, tujuan diadakannya Rakor tersebut adalah upaya menyamakan persepsi anggota FKUB Tubaba juga dalam rangka menjaga dan memelihara toleransi antar umat beragama setempat.

“Tubaba sangat rentan terhadap terjadinya gesekan antar umat beragama, kenakalan remaja, serta penyalahgunaan narkoba. Maka dari itu saya berharap kepada FKUB Tubaba kedepan agar kiranya dapat mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban dan ketentraman kehidupan bermasyarakat. Apa lagi, situasi negara saat ini sedang berkembang dalam hal Radikalisme tentunya kita dapat lebih waspada terhadap Oknum yang membuat sistem Adu Domba untuk memecah belah kerukunan Umat agama.” Kata Agus dalam sambutannya dikutip translampung.com.

Sementara itu, Ketua FKUB Tubaba Ust Muhyiddin Pardi, memaparkan laporan kerja tahun 2015-2020. Dalam Keterbatasan Fasilitas Alat Sarana dan Prasarana untuk membantu Kerja di bidang Administrasi di Organisasi sekretariat FKUB tidaklah menjadi hambatan untuk kita tetap bekerja demi memakmurkan umat agama.

“Saya berharap kepada Pemkab Tubaba dapat membantu apa yang menjadi Kebutuhan dalam mendukung Kerja di dalam Tubuh organisasi Keagamaan FKUB,  agar kedepan dapat lebih baik dalam bekerja.” Imbuhnya. (D/R).