TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)–Bupati Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad.Sp, Apresiasi atas diresmikannya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar- Pematang Panggang-Kayu Agung Sumatera Selatan (Sumsel).

Berdasar pantauan translampung.com dilokasi, peresmian tersebut di gelar di area pintu Tol Simpang Pematang mesuji KM 240. Yang dilakukan langsung oleh Presiden RI.Ir.Joko Widodo, beserta Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Nugroho, dan Deputi Bidang Protokol. 

Selain itu tampak juga dalam peresmian tersebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beserta wakil, Bupati Tubaba Umar Ahmad, Bupati Tuba Winarti, dan Plt.Bupati Mesuji Saply.

“Saya sangat mengapresiasi atas diresmikan JTTS Terbanggi Besar- Pematang Panggang-Kayu Agung, semoga pasca peresmian ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas sejatinya. Pastinya, dalam perputaran roda ekonomi di masa mendatang.” Kata Umar Ahmad, saat dijumpai translampung.com disela-sela peresmian JTTS pada (18/11/2019) sekitar pukul 14.35 Wib.

Sementara itu, Presiden RI.Joko Widodo mengungkapkan. Peresmian JTTS kali ini adalah terpanjang di Indonesia dalam sejarah 189 KM. Dibangun selama 846 hari atau 0,448 per hari dengan menelan anggaran mencapai Rp.22,95 T.

“Dampak adanya JTTS ini mampu menciptakan Titik-titik ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja karena Tol sepanjang ini tidak mungkin dapat dikerjakan sendiri, juga Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat indonesia secara merata.” Kata Presiden dalam sambutannya.

Lanjut Presiden, nantinya ditargetkan pada tahun 2024 jalan tol dari lampung sampai aceh sepanjang 2.700 KM akan tembus pembangunannya.

“Setelah peresmian ini, kita juga akan resmikan Jalan Tol Ruas Kayu Agung Palembang- Palembang Betung dan Lubuk Linggau. Perlu diketahui juga, Peresmian JTTS Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung itu mendapat Rekor Muri )Museum Rekor Indonesia).” Imbuhnya (Dirman/Rian).