BENTUK APRESIASI DAN ATENSI: Bupati Tanggamus Dewi Handajani secara simbolis menyerahkan tali asih untuk para petugas di Pos Pantau Pendatang Kecamatan Pugung, sebagai bentuk apresiasi dan atensi. (Foto-foto: DISKOMINFO TANGGAMUS)

“Ayo bersama kita perangi COVID-19! Bapak/Ibu tidak sendiri! Tetapi kami siap membantu bekerja sama bagaimana caranya agar COVID-19 ini tidak sampai menjangkiti masyarakat Tanggamus dan bisa dilalui, dengan kebersamaan dan soliditas tinggi,” seru Bunda Dewi.

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. dan jajaran terus mengerahkan segala upaya untuk mencegah penyebaran Corona Virus Diseases – 2019 (COVID-19). Salah satunya upaya untuk terus memotivasi kaum wanita, khususnya mereka yang bertugas di Pos Pantau COVID-19 di perbatasan wilayah Tanggamus.

Sebagai Bupati Tanggamus, kemudian Bunda PAUD dan Bunda Literasi, Dewi Handajani tak segan terjun langsung dan mengomandoi kunjungan ke dua Pos Pantau Pendatang, yaitu di Kecamatan Pugung dan Semaka. Kemudian ke Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangungang, Senin (6/4/2020).

Bunda Dewi – sapaan akrabnya – dan rombongan mengawali kegiatan dengan mengunjungi Pos Pantau Pendatang di Kecamatan Pugung, yang berbatasan dengan Kabupaten Pringsewu. Di pos tersebut, selain mengapresiasi dan motivasi para petugas, Bupati Dewi Handajani juga memberikan tali asih. Yaitu berupa bahan makanan dan alat pelindung diri (APD) kepada para petugas.

Dari Pos Pantau Pendatang di Pugung, Dewi Handajani dan rombongan meneruskan kunjungannya ke RSUD Batin Mangunang. Hal yang sama dilakukan Dewi Handajani di RSUD. Yaitu memberikan support kepada para petugas medis di rumah sakit, agar senantiasa siap dan siaga dalam menjalankan tugas penanganan dan pencegahan COVID-19 di Kabupaten Tanggamus. Setelah dari RSUD Batin Mangunang, Bupati Tanggamus dan rombongan bergerak menuju lokasi terakhir, yaitu Pos Pantau Pendatang di Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka yang berbatasan dengan Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi Handajani menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakannya merupakan bentuk kepedulian kaum wanita Tanggamus terhadap Pencegahan Penyebaran COVID-19 di kabupaten yang ia pimpin.

Memang selaku Bupati yang juga sebagai seorang perempuan, kata Dewi Handajani, dia mencoba berbagi dengan ‘pejuang-pejuang’ kemanusiaan dalam situasi ini. Baik yang bertugas di pos pantau maupun di fasilitas kesehatan yang ada. Petugas yang siaga pun terdiri dari berbagai unsur, antar lain dari BPBD, Polri, TNI, Dinas Kesehatan, dan instansi vertikal lainnya. Tali asih ini sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian kami untuk menambah motivasi dan semangat mereka saat bertugas.

“Ayo bersama kita perangi COVID-19! Bapak/Ibu tidak sendiri! Tetapi kami siap membantu bekerja sama bagaimana caranya agar COVID-19 ini tidak sampai menjangkiti masyarakat Tanggamus dan bisa dilalui, dengan kebersamaan dan soliditas tinggi,” seru Bunda Dewi.

Kemudian menyikapi pelaksanaan kegiatan di kedua pos pantau, menurut Dewi Handajani, eksekusi pelaksanaan protab di pos pantau telah berjalan dengan baik dan telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pemkab Tanggamus Tak Bisa “Bendung” Arus Pemudik

DI satu sisi, Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengakui, pemkab tak bisa “membendung” arus pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman. Untuk itu, Pemkab Tanggamus bersama unsur Forkopimda setempat bergerak cepak menginisiasi pos pantau di Kecamatan Pugung, Semaka, Kelumbayan, dan Ulubelu.

Meskipun tidak dapat “membendung” arus pemudik yang masuk ke Tanggamus, namun Dewi Handajani tetap berharap agar warga Tanggamus yang berada di perantauan menunda kepulangannya. Sebab demi kebaikan keluarga dan tetangga di kampung halaman.

“Oleh karena itu, upaya maksimal  yang kami lakukan adalah melakukan screening pendatang di pos-pos pantau. Pemudik yang masuk ke wilayah Kabupaten Tanggamus ini dapat dijamin dan dipastikan bahwa mereka tidak menjadi carrier (pembawa) Virus Corona di Kabupaten Tanggamus,” tegas Bunda Dewi.

Untuk itu Pemkab Tanggamus telah memperbanyak pos pantau di sejumlah titik perbatasan wilayah Kabupaten Tanggamus. Yaitu di Kecamatan Pugung yang berbatasan dengan Pringsewu, Kecamatan Semaka yang berbatasan dengan Pesisir Barat, Kecamatan Kelumbayan yang berbatasan dengan Pesawaran, dan Kecamatan Ulubelu yang berbatasan dengan Lampung Barat.

“Selain itu, usaha sosialisasi dan edukasi di masyarakat secara masif terus dilakukan. Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pekon. Dengan seluruh Tim Surveilence, yang melibatkan seluruh aparat,” terang bupati.

Dewi Handajani melanjutkan, pemeriksaan di pos-pos pantau juga difokuskan pada mereka yang masuk Tanggamus dan belum di-screening di tempat lain. Screening diberlakukan terhadap semua jenis pengendar dan penumpang kendaraan, baik pribadi, umum, travel dan kendaraan barang, seperti L300, truk, dan dump truck.

Selanjutnya sejalan dengan kebijakan Gugus Tugas Pusat, Bupati Tanggamus mengimbau kepada seluruh warga agar tidak ada lagi warga yang tidak mengenakan masker.

KUNJUNGI RSUD: Selain di pos-pos pantau, Bupati Tanggamus Dewi Handajani dan rombongan juga mengunjungi RSUD Batin Mangunang untuk serahkan tali asih pada para petugas medis.

Namun sementara ini ketersediaan masker medis sangat terbatas. Oleh karenanya penggunaan masker kain pun diperbolehkan, dengan syarat tertentu. Paling tidak terdiri dari dua atau tiga lapisan, lalu empat jam pemakaian harus dicuci atau diganti dengan masker yang masih bersih.

“Jadi saya imbau masyarakat pun dapat mengenakan masker. Namun karena masker sekarang sulit didapat, masyarakat bisa membuat sendiri maskernya. Pemkab juga membantu memberikan masker, namun jumlahnya terbatas. Sehingga tidak ada alasan warga untuk tidak mengenakan (masker). Dengan ini, mata rantai penyebaran virus (Corona) bisa kita putus,” tandas Dewi Handajani.

Turut mendampingi Bupati Dewi Handajani, Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Ketua Darma Wanita yang juga Ketua Dekranasda dan Ketua GOW Tanggamus Nur’aini Hamid Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Taufik, dan Kasat Pol PP Suratman. (ayp)