TRANSLAMPUNG.COM-MESUJI–Membludaknya pengunjung Taman Ke Aneka Ragaman Hayati (KeHati) pada libur tahun baru 1 Januari 2020 rupanya membawa berkah tersendiri untuk masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Tanjung Raya. Pasalnya, penghasilan masyarakat desa setempat khususnya yang berdagang dilokasi Taman mengalami lonjakan penghasilan yang sangat signifikan dari hari biasa.

Menurut Sunardi Kepala Desa Mekar Sari, bahwa dengan adanya Wahana Waterboom Taman Kehati yang menjadi tujuan Destinasi Wisata masyarakat baik dari dalam maupun luar Kabupaten Mesuji, membuat warganya mendapatkan penghasilan tinggi sebab pengunjung Taman Ke Hati membludak hingga mencapai ribuan orang.

“Ya kita bersyukur libur tahun baru 2020 warga Mekar Sari mendapatkan penghasilan dari musim libur awal tahun yang sangat besar. Ini berkah untuk masyarakat Desa kami dan saya berharap Taman Ke Hati bisa selalu ramai sehingga warga kami bisa lebih sejahtera,” jelas Sunardi rabu (01/01).

Dia juga menjelaskan bahwa masyarakatnya yang berjualan diuar Taman penghasilannya bisa mencapai puluhan juta rupiah belum lagi yang berjualan di dalam lokasi Taman. Sedangkan data yang diperoleh dari hasil penjualan tiket masuk ke Taman mencapai Rp. 121.680.000 sedangkan untuk pendapatan Parkir mencapai Rp.16.000.000.

“Kita berharap dengan adanya Taman Ke Hati akan terus memberikan dampak positif pada peningkatan ekonomi khususnya bagi masyarakat yang ada di Desa Mekar sari,” imbuhnya.

Sementara itu dari data yang berhasil dihimpun media ini dilapangan, para pedagang mendapatkan penghasilan hingga jutaan rupiah dari hasil dagangannya.Seperti Mbak Mur rumah makan yang berada diluar Taman mendapatkan keuntungan mencapai Rp 700.000.Suwarno rumah makan juga mendapatkan keuntungan sebesar Rp 400.000. Hal tersebut juga dikatakan Imam atau warung mbak Eko satu hari mendapatkan penghasilan sebesar Rp.800.000.

Hal senada juga dikatakan
Ujang penghasilannya di tahun baru mencapai Rp 10.000.000.Kuswati Rp 550.000, Margono Rp 1.600.000. Sementara Rudi dari warung makannya meraup penghasilannya mencapai Rp 5.000.000, Sarmun Rp. 10.000.000. Sementara Badan Usaha Milik Desa
(Bumdes) Desa Mekar Sari mendapatkan penghasilannya mencapai Rp.15.000.000.(Nara)