TRANSLAMPUNG, Lampung Barat – Cara jitu tenaga pendidik mengimplementasikan pendidikan karakter bangsa terhadap siswa, salah satunya di SDN 1 Sukajadi
Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Dijelaskan Widodo, S.Pdi, yang merupakan wali kelas VI, SDN I Sukajadi, menuturkan, pihaknya membentuk karakter terhadap siswanya agar memiliki rasa kepedulian sesama, karakter yang baik dalam hal kejujuran.

“Kepedulian menumbuhkan jiwa gotong-royong,” jelasnya saat di wawancarai Media Translampung.com di ruang kerjanya. Jumat (30/4/2021)

Sejak awal niatnya sudah direncakan jauh hari tetapi karena suatu hal maka niat tersebut urung dilakasanakan, sehingga baru terlaksana saat ini.

kegiatan berbagi kasih di bulan Ramadhan 1442 Hijriyah, merupakan kegiatan kedua semester Genep TP 2020/2021.

Menurtnya, pembentukan katakter siswa tersebut mendapat respon dan dukungan yang baik dari Kepala sekolah SDN I Sukajadi, dan dukungan orang tua murid menyambut positif hal tersebut.

“Harus diajak sejak dini untuk berbuat baik terhadap sesama di lingkungannya agar kelak nanti memiliki rasa empati tinggi terhadap sesama sebagai masyarakat yakni berbagi sembako,” tuturnya.

Sementara itu, Ardmi Siska Fiana, merupakan siswa kelas VI TP 2020/2021, menuturkan, sebagai ketua kelompok berbagi kasih pihaknya mengajak anggota kelompok yang terdiri dari siswa kelas IV, V dan VI untuk mengumpulkan bahan sembako yang terdiri dari Beras, Susu dan Sarden hasil sumbangan orang tua murid.

Kata dia, setelah beras terkumpul dan siswa selesai mengikuti UAS pada 30 April 2021. Timnya langsung membagikan sembako tersebut kepada masyarakat lingkungan sekitar SDN Sukajadi. mudah-mudahan dapat sedikit membantu ekonomi masyarakat yang menerima.

“Dengan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Dilain pihak, Kapsek SDN Sukajadi, Daliyo S.Pd MM, menyampaikan, pihaknya sangat mendukung dan mengapreasi kepedulian siswa terhadap masyarakat kurang mampu.

Kegiatan ini semata-mata untuk menanamkan nilai karakter bangsa, yang dilakukan guru pada siswa. “Juga sebagai kegiatan nyata guru Pendidik tetap mengajarkan nilai Pendidikan
Karakter pada siswa,” tutupnya. (safri/aris)