Oleh Marsda TNI Purn Bonar Hutagaol

Selamat buat pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang meraih medali emas ganda putri bulu tangkis di  Olimpiade Tokyo 2020 pada Senin, 2 Agustus 2021 lalu. Mereka berhasil mengalahkan ganda putri asal China Chen Qingchen/Jia Yifan.

Keberhasilan itu merupakan hadiah terindah buat seluruh rakyat Indonesia. Menjelang merayakan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 pada 17 Agustus 2021 mendatang.

Terkait dengan kemenangan itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai pembina olahraga di Tanah Air harus mengevaluasi mental dan komunikasi para pemain dengan pelatih. Hal ini salah satunya bisa terlihat dari pengalaman pasangan ganda putri kita itu saat mereka bertanding.

  1. Pelatih, intruksi pelatih.
    Pelatih menginstruksikan agar mereka saat bertanding melakukan semampunya. Jangan menyerang jika tidak yakin. Hal ini tidak ada kesan memaksakan sehingga Greysia dan Apri bermain lepas tanpa beban. Itulah kehebatan berkomunikasi pelatih yang mampu meningkatkan mental dan semangat pemain sehingga berjuang secara optimal dan berhasil meraih juara.
  2. Greysia saat bertanding selalu tersenyum dan memberi semangat kepada pasangannya Apri, panggilan akrab Apriyani Rahayu. Tidak ada kesan perbedaam senior dan yunior.  Mereka merasa setara, sehingga Apri bermain lepas dan tidak merasa bersalah jika mematikan bolanya. Juga membuat mental dan semangat bertandingnya sangat tinggi.
  3. Apri sangat menghargai Greysia sebagai seniornya. Selalu menerima apa yang disampaikan kepadanya dan dia melaksanakannya dengan senang hati, karena cara penyampaian dengan senyum dan menggunakan hati. Bahkan Apri dengan rendah hati mencium tangan Greysia. Semua itu sangat menurunkan mental kedua pemain China sehingga mereka salah sendiri.

Atas semua keteladanan itu akhirnya Greysia dan Apri yang tidak diunggulkan untuk mendulang emas, ternyata mereka dengan mudah memenangkan pertandingan dua set langsung. Mengalahkan pasangan China.

Kesimpulan
Dari semua hal di atas ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil. Ini menjadi pembelajaran buat kita semua termasuk di berbagai cabang olahraga.

  1. Komunikasi yang baik dan harmonis dapat meningkatkan mental dan semangat para pemain yang sedang bertanding di lapangan.
  2. Rata-rata kelemahan pemain kita adalah mental mereka saat bertanding. Kebanyakan stress melihat musuh yang semangat, sehingga mentalnya turun. melihat atau kontak mata lawan saat bertanding merupakan komunikasi tanpa suara. Namun pengaruh dan dampaknya sangat besar.
  3. Perlu adanya pelatihan Komunikasi terutama kepada pelatih cara memompa semangat dan mental pemain. Sedangkan buat para pemain yang dibutuhkan adalah cara mengendalikan mental mereka di setiap keadaan.

Dengan secara konsisten melakukan itu maka kemenangan di setiap pertandingan bakal diraih. Aamiin…

Penulis adalah Pengamat Komunikasi.