PANARAGAN (translampung.com)– Bantuan dana Rp.2,4 juta untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), direncanakan akan kembali diperpanjang oleh Pemerintah Pusat pada Tahun 2021 mendatang.

Dikatakan Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, melalui Kasi UMKM Agus Purwana, saat dikonfirmasi translampung.com pada Jumat (4/12/2020) pukul 13.25 Wib. Bahwa informasi tersebut pula telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi.

“Bantuan UMKM itu rencana diperpanjang kembali, karena mengingat banyaknya UMKM yang masih belum mendapat, serta dampak Pandemi Covid 19 yang masih belum selesai,” ujarnya.

Lanjut dia, Anggaran untuk UMKM itu kabarnya sudah disusun dalam RAPBN 2021 oleh Presiden. Dan saat ini, tinggal menunggu informasi lebih lanjut.

“Seperti yang kita ketahui, bantuan UMKM pada penerimaan yang lalu sejak 14 Agustus hingga 30 November 2020 berjumlah 12 juta pelaku UMKM, sementara yang mendaftar mencapai angka 28 juta UMKM. Sehingga mungkin Pemerintah ingin membuka peluang bagi yang belum mendapat,” tuturnya.

Untuk wilayah Kabupaten Tubaba, jelas dia, total yang mendaftar sebelumnya mencapai 14.338 UMKM, dan sudah mulai tersalur bagi yang lolos Verifikasi oleh Pemerintah Pusat dan Bank Penyalur.

“Adapun Bank penyalur di Tubaba ada 2, yakni BNI dan BRI. Bagi yang lolos akan diberi pesan oleh Bank penyalur untuk memproses bantuan itu, dan bagi yang tidak menerima pesan bisa pula mengecek secara online di eform.bri.co.id/bpum.,” imbuhnya. (D/R)