TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Bantuan dana Rp.2,4 Juta untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mulai tersalurkan.

Bantuan dari Pemerintah Pusat yang diberi nama program Bantuan Presiden (Banpres) tersebut, disalurkan melalui Bank BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri, kepada UMKM yang telah diusulkan dan diverifikasi.

“Bantuan dana UMKM itu sebagai bentuk perhatian Pemerintah pada masa Pandemi Covid 19 ini. Khusus wilayah Tubaba, kita telah mengusulkan 4.179 UMKM sejak 13 Agustus sampai 15 September 2020 untuk diverifikasi, dan mulai disalurkan sekitar seminggu yang lalu melalui Bank tersebut,” kata Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Tubaba, Khairul Amri, saat dikonfirmasi translampung.com, Jumat (25/9/2020) pukul 11.00 Wib.

Untuk target Pemerintah Pusat ada 12 Juta UMKM se-Indonesia yang akan mendapat bantuan, lanjut dia, yang mana para pelaku UMKM akan dihubungi melalui telepon atau pesan singkat dari Bank penyalur jika lolos verifikasi.

“Dua hari yang lalu, sudah ada sekitar 131 UMKM di Tubaba yang mendapat dan mengambil bantuan dana itu. Namun, kita tidak tahu berapa total UMKM yang lolos verifikasi dari usulan yang dilakukan, karena itu kewenangan Pemerintah Pusat dan Bank penyalur,” terangnya.

Adapun syarat pendataan yang dilakukan, jelas dia, yakni NIK/KTP, jenis UMKM, Domisili tempat tinggal dan UMKM, Nomor Handphone yang aktif, bukan PNS ataupun Pegawai BUMD/BUMN, serta tidak ada sangkutan hutang di Bank.

“Kita berharap dari 4.179 UMKM yang kita usulkan bisa banyak yang terealisasi, sehingga bisa membantu masyarakat yang usahanya sedang kesulitan di tengah Pandemi Covid 19 ini,” imbuhnya. (D/R)