Pengantar : pensiunan TNI AL Kolonel Laut (P) Purn Adi Suyoso Jumat malam ini (25/12/2020) telefon saya. Kami diskusi sekitar satu jam. Banyak hal yang kami bicarakan. Di antaranya tentang aktivitas rutin saya selama puluhan tahun yang dilaksanakan tanpa pamrih yakni silaturahim. Di bawah ini penuturan laki-laki berkarakter yang merupakan teman lama saya tersebut.

Saya sejak lama intens mengikuti aktivitas silaturahim yang Mas Aqua lakukan hampir setiap hari. Semuanya tanpa pamrih dan telah berlangsung selama puluhan tahun.

Kegiatan mulia itu merupakan investasi sosial yang besar. Saya yakin setelah sejak lama melakukannya secara konsisten, sekarang ini Mas Aqua tinggal memetik hasilnya. Buahnya pasti manis sekali.

Menariknya yang merasakan manisnya buah dari intensitas silaturahim itu tidak hanya Mas Aqua saja. Banyak orang telah ikut menikmatinya.

Mereka selain keluarga – istri Mbak Retno Setiasih serta anak-anak yaitu ananda Alira Vania Putri Dwipayana dan ananda Savero Karamiveta Dwipayana – juga para saudara dan teman-teman. Wujudnya beragam.

Semua itu sesuai dengan janji TUHAN. Kepada umatnya yang rajin silaturahim tanpa pamrih akan diperbanyak rejekinya dan dipanjangkan umurnya.

Semua yang Didatangi Senang

Saya yakin karena telah merasakan langsung manfaatnya dan menikmatinya sehingga Mas Aqua ketagihan melaksanakan silaturahim. Itu sudah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan Mas Aqua.

Hebatnya silaturahim yang Mas Aqua laksanakan tidak hanya kepada para saudara dan teman-teman. Tetapi juga selama ini Mas Aqua rajin mendatangi orangtua kawan-kawan dan anak-anak mereka.

Saya membayangkan semua yang Mas Aqua datangi pasti senang sekali. Saat ngobrol, Mas Aqua menyimak seluruh yang mereka sampaikan, sehingga merasa sangat diperhatikan dan jadi orang penting.

Tidak hanya itu. Kebiasaan Mas Aqua adalah membawah oleh-oleh yang wujudnya antara lain buah-buahan dan aneka kue. Mereka yang menerimanya pasti senang karena diperhatikan.

Saat mau pamit, Mas Aqua punya kebiasaan memberikan sangu berupa sejumlah uang. Sebagai bentuk penghargaan dan menghormati mereka.

Dengan melakukan itu, yang bahagia tidak hanya mereka yang didatangi. Anak-anaknya atau orangtuanya yang merupakan teman-teman Mas Aqua pasti senang. Merasa keluarganya diperhatikan sama Mas Aqua.

Di sisi lain tentunya Mas Aqua lebih bahagia lagi karena bisa melakukan semua itu secara konsisten dan tanpa pamrih. Mas Aqua mendapat banyak energi positif dari semua orang yang didatangi.

Semangat Silaturahim Selama Pandemi Covid-19 Makin Meningkat

Konsistensi melaksanakan silaturahim merupakan implementasi nyata dari buku super best seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” karya Mas Aqua yang telah delapan kali cetak sebanyak 160 ribu eksemplar. Jadi tidak sekedar menulis di buku namun Mas Aqua rutin mempraktikkannya.

Itu yang paling utama. Selama ini banyak orang yang memahami manfaat tentang suatu hal misalnya silaturahim, namun tidak mampu mempraktikkannya. Jadi hanya tahu namun tidak berbuat.

Selama puluhan tahun sampai hari ini Mas Aqua terus secara rutin melakukan investasi sosial. Tabungannya sudah banyak sekali. Semua itu sangat bermanfaat baik di dunia maupun akhirat.

Mas Aqua terus melakukan investasi sosial termasuk selama pandemi Covid-19. Semangat silaturahim dan berbaginya tidak pernah pudar. Bahkan beberapa bulan ini semakin meningkat.

Lantas kapan Mas Aqua menghentikan semua aktivitas mulia itu? Saya yakin berhentinya setelah TUHAN Sang Pencipta melakukannya. Jadi sepenuhnya atas kehendakNYA.

Ketika saatnya tiba, pasti Mas Aqua tidak akan menyesalinya karena sudah “puas” bersilaturahim dan berbagi. Artinya investasi sosialnya telah banyak.

Semoga Mas Aqua selalu sehat. Tetap rajin silaturahim dan berbagi pada sesama tanpa pamrih. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>>Dari Bogor saya ucapkan selamat memperbanyak investasi sosial. Salam hormat buat keluarga. 22.30 25122020😃<<<