Setelah hampir 2 minggu tidak menulis – terakhir Minggu malam (3/1/2021) lalu – Sabtu sore (16/1/2021) kemarin saya kembali melakukan aktivitas yang sangat menyenangkan itu. Selama periode tersebut banyak teman yang menanyakannya termasuk alasan saya menghentikan sementara aktivitas rutin itu.”

Terakhir saya membuat tulisan yang berjudul “Merasa Terhormat Antarkan Langsung Buku-Buku Pesanan Direktur Solusi Bangun Indonesia  Agung Wiharto”. Begitu selesai menulis langsung saya kirimkan ke ribuan anggota Komunitas Komunikasi Jari Tangan.

Tulisan itu saya buat setelah jalan sama si bungsu Ero ke beberapa tempat di Jakarta untuk mengantar dua buku baru. Kedua buku itu yang merupakan bagian dari buku Trilogi The Power of Silaturahim berjudul Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan) serta  Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama

Alhamdulillah semua teman yang menerima langsung buku itu dari saya dan Ero termasuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana/Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo senang mendapatkannya. Mereka memberikan apresiasi.

Hal tersebut membuat kami jadi semangat. Kami merasa sama sekali tidak sia-sia menyerahkan langsung kedua buku itu. Bahkan sangat bermanfaat buat penerimanya.

Senjata Utama Prajurit TNI Komunikasi
Sehari kemudian, Senin (4/1/2021) sejak dini hari saya sudah mulai sibuk persiapan Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak 10 sesi di Korem 073/Makutarama Salatiga dan di seluruh Kodimnya yang berjumlah sembilan Kodim.

Tidak hanya itu, di sela-sela acara Sharing Komunikasi dan Motivasi saya optimalkan silaturahim ke banyak orang. Waktu yang ada efektif sekali dan digunakan secara maksimal.

Seiring dengan itu, selama saya Sharing Komunikasi dan Motivasi banyak media yang meliput. Semua beritanya positif dan konstruktif.

Saya mencatat seluruhnya lebih dari 60 berita. Teman-teman wartawan yang meliput umumnya tertarik dengan pernyataan saya bahwa senjata utama prajurit TNI agar sukses melaksanakan tugas-tugasnya adalah komunikasi. Untuk itu kemampuan komunikasi mereka perlu ditingkatkan.

Dari hari ke hari beritanya terus bertambah. Secara bertahap berita-berita itu saya kirimkan ke ribuan anggota Komunitas Komunikasi Jari Tangan. Banyak penerimanya yang mengapresiasi kiriman saya itu.

Semua berita yang saya kirimkan tersebut merupakan pengganti tulisan yang biasa rutin saya kirim ke teman-teman. Di sisi lain agar ada suasana yang berbeda. Sekaligus saya istirahat menulis untuk sementara waktu.

Dapat ‘Protes’ dari Banyak Teman
Sikap saya itu mendapat ‘protes’ dari banyak teman yang biasanya rutin menerima dan membaca tulisan-tulisan saya. Selama saya berhenti menulis mereka tidak dapat pencerahan. Juga ngga tahu posisi saya.

Secara personal satu-persatu saya kontak teman-teman itu. Saya beri penjelasan kenapa untuk sementara tidak menulis.

Setelah saya jelaskan alhamdulillah mereka paham dan mengerti. Meski tetap menyampaikan permintaan dan harapannya agar saya kembali menulis lagi.

Memenuhi permintaan dan harapan mereka, Sabtu sore kemarin saya kembali menulis. Tulisan perdana setelah istirahat sekitar 2 minggu berjudul “Kaget dan Tidak Percaya, Gratis Sharing Komunikasi dan Motivasi”.

Semoga sapaan saya setiap hari ke ribuan teman lewat tulisan membuat silaturahimnya tetap terjalin terus dengan baik dan semuanya selalu semangat melaksanakan berbagai aktivitas di tengah pandemi Covid-19 yang entah kapan redanya. Aamiin ya robbal aalamiin…

Dari Bogor saya ucapkan selamat melaksanakan berbagai aktivitas positif yang menyenangkan. Salam hormat buat keluarga.