TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, akan melakukan usulan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melalui Fraksi Partai Gerindra untuk meminta bantuan alat pernafasan atau Ventilator.

Menurut Kepala Dinkes Tubaba, Majril, kepada translampung.com, bahwa ruang rawat inap atau ruang isolasi di RSUD Tubaba sebenarnya sudah memadai, berjumlah 11 unit ruangan dengan tempat tidur. Namun, untuk peralatan memang masih sangat terbatas, terutama alat-alat untuk penanganan jika terjadi kegawatdaruratan nafas.

“Seperti yang kita ketahui, virus Covid-19 ini menyerang saluran pernafasan/sistem pernafasan, oleh karena itu kebanyakan pasien yang terkonfirmasi positif jika timbul gejala rata-rata batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, akibat tersumbatnya saluran pernafasan karena banyaknya sekret/ lendir, maka sangat dibutuhkan alat Ventilator,” ujarnya, Rabu (23/9/2020) pukul 20.11 Wib.

Pada minggu yang lalu, lanjut dia, ada 6 kabupaten yang mendapatkan bantuan dari Fraksi Partai Gerindra DPR RI melalui pemerintah provinsi Lampung, maka Dinkes Tubaba juga akan mengajukan proposal ke DPR RI melalui Fraksi Gerindra yang direncanakan pada Pekan depan.

“Mudah-mudahan permohonan/proposal yang kita ajukan segera ditindaklanjuti dan terealisasi, guna mencukupi alat kesehatan di Rumah Sakit setempat, dan sebagai langkah antisipasi jika ada masyarakat kita yang terkonfirmasi Covid-19 dan memerlukan bantuan alat pernafasan seperti Ventilator ini,” imbuhnya. (D/R)