Lampung Barat – Di bulan Juni 2020 angka Kriminalitas di Lampung Barat (Lambar) meningkat berbanding tahun lalu. Salah satu faktor dampak Pandemik Global (Covid-19) yang mewabah di Indonesia.

Dalam satu bulan Polres Lampung Barat merilis ada 18 kasus yang terjadi di Bumi Skala Berak Sai Betik yang terjadi di dua Kabupaten yakni Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Polres setempat berhasil mengamankan 25 orang tersangka dalam pers riliz yang diungkapkan Kapolres, AKBP, Rachmad Tri Haryadi, S.IK., yang di gelar dihalam Mapolres Lampung Barat. Rabu, (01/07/2020).

Menurutnya, angka kriminalitas terdiri dari Curanmor, ilegal fishing, pencurian dengan pemberatan, penggelapan, penganiayaan, pencabulan anak dibawah umur, pornografi, dan kepemilikan sajam.

Kata dia, dalam pengungkapan kasus terdapat dua kasus yang paling mencolok yaitu curanmor dan curat. Yaitu curanmor sebanyak 6 kasus dan curat sebanyak 5 kasus dari total 25 tersangka kasus periode bulan Juni tahun 2020.

Pihaknya telah menekankan terhadap jajarannya untuk meningkatkan kamtibnas di tengah masyarakat guna meminimalisir terjadinya kriminalitas.

Selain itu, terang orang no Ihwal di Polres Lampung Barat tersebut, menjelaskan, Dampak Covid-19 berpengaruh pada tingkat kejahatan disebabkan roda perekonomian masyarakat bergelojolak terutama sumber mata pencarian terlebih untuk masyarakat lapisan bawah.

“Tapi memang tidak bisa kita pungkiri adanya niatan dan kesempatan merupakan salah satu faktor juga tersangka melakukan tindakannya,” ungkap dia. (Sf)