MENGGALA – Lubang besar di ruas Jalan Raya Gunung Sakti Menggala, Kecamatan Menggala, Tuba, yang rusak parah, membuat warga berinisiatif menanam pohon pisang di tengah jalan.

Pohon pisang itu ditanam di tengah ruas jalan yang rusak parah tersebut, jalan itu berlubang dan tergenang air pada saat musim penghujan seperti saat ini.

Kerusakan jalan itu mencapai 100 meter dengan kedalaman lubang yang bervariasi mulai 10 sampai 15 centimeter. Akibatnya masyarakat Kota Menggala saat melintasi jalan tersebut harus ekstra hati – hati apalagi saat hujan turun, karena jalan yang berlubang tertutup genangan air hujan.

Alam (38) warga Menggala, mengaku pohon pisang itu sengaja dipasang sebagai rambu di lokasi jalan rusak itu. Sebab, lubang besar di jalan itu tergenang air sehingga sangat membahayakan. Sengaja dipasang pohon pisang, biar nggak dilewatin kendaraan. Itu kan ada lubang besar, kalau terperosok bahaya jalan ini makin parah di musim hujan
kondisi jalan rusak itu telah terjadi hampir satu tahun. Akan tetapi, saat musim hujan ini kerusakan semakin parah.” Kami sebagai masyarakat Menggala berharap kepada Pemkab Tulang Bawang dapat memperbaiki jalan tersebut apalagi saat ini memasuki musim penghujan sangat rawan kecelakaan. Ruas Jalan sepanjang simpang kuburan Gunung Sakti Menggala sampai Tugu Selamat Datang di Pemkab Tulang Bawang saat ini berlubang dan sangat membahayakan masyarakat yang melintas,” katanya.

Tumbuhnya pohon pisang di tengah ruas jalan Gunung Sakti Menggala Tulang Bawang, sudah viral di Medsos serta berbagai komentar yang dilontarkan oleh masyarakat baik Tulang Bawang dan sekitarnya. (als).