TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG – Yayasan PIA Ardhya Garini (Yasarini) cabang Lanud Pangeran M. Bun Yamin melaksanakan kegiatan “Angkasa Mathematic and Science Olympiad (AMSO)” tahun 2019 bagi siswa-siswi SMP Angkasa Lanud Pangeran M. Bun Yamin. Diawali dengan rangkaian upacara pembukaan, bertindak selaku inspektur upacara (Irup) Ketua Yasarini cabang Lanud Pangeran M. Bun Yamin Pungkie Ronal. Pada acara tersebut dihadiri oleh Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin Letkol Pnb Ronal selaku pembina Yasarini Cabang Lanud BNY, pengurus Yasarini cabang Lanud BNY, kepala, guru-guru dan siswa-siswi SMP Angkasa Lanud BNY, yang dilaksanakan di Lapangan SMP Angkasa Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Selasa (23/10.

Dalam amanat Ketua Umum Yasarini Nanny Hadi Tjahjanto yang dibacakan oleh Ketua Yasarini cabang Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Pungkie Ronal, dalam pidato usai pelantikan sebagai Presiden RI periode 2019-2024 di hadapan Sidang Umum MPR RI dan tamu undangan Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Asing, Ir. Joko Widodo menjelaskan bahwa, kita di tahun 2045 pada satu abad Indonesia merdeka mestinya, Insya Allah Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. Potensi kita untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah sangat besar. Saat ini, kita sedang berada di puncak bonus demografi, dimana penduduk usia produktif kita jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar. Jika kita mampu membangun SDM yang unggul.

“SDM Unggul adalah SDM yang pekerja keras, yang dinamis dan trampil. Membangun SDM yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi utamanya melalui dunia pendidikan. Setidaknya ada empat tantangan pendidikan yang mesti dihadapi zaman sekarang” tambahnya.

Lebih lanjut Hadi Tjahjanto menyampaikan, maka dari itu saya menilai disinilah pentingnya diselenggarakannya kegiatan AMSO 2019 ini agar dapat mendongkrak mutu sekolah-sekolah Angkasa menjadi sekolah unggulan, dalam rangka menyiapkan generasi emas Indonesia yang akan membebaskan Indonesia dari jebakan pendapatan kelas menengah pada tahun 2045 nanti, seperti yang disampaikan oleh Presiden Ir. Joko Widodo beberapa hari yang lalu. Tanpa orang-orang yang berpendidikan, mustahil Negara Indonesia yang kaya akan sumber daya alam dapat mensejahterakan rakyatnya.

Usai upacara, siswa-siswi langsung memasuki kelas dan mengerjakan tes AMSO. Peserta kegiatan AMSO terdiri dari siswa-siswi kelas 7 dan kelas 8 SMP Angkasa Lanud Pangeran M. Bun Yamin. (*)