TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Seribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Suara Masyarakat Kabupaten Lampung Utara menggelar unjuk rasa ditugu payan mas, dan Gedung DPRD Kotabumi, rabu (8/7/2020)


Aksi massa tersebut menolak Rancangan Undang Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU-HIP) yang dibuat oleh Panitia Kerja DPR RI tersebut, danmeminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk menyatakan penolakan semua RUU yang didalamnya memuat pelemahan Pancasila.


Dalam orasinya Adi Rasyid membacakan pernyataan sikap terhadap RUU HIP yang dibuat DPR RI yang didalamnya berisi muatan, Melemahkan Pancasila sebagai dasar Kesatuan Republik Indonesia, Memecah belah masyarakat dan umat Beragama, Mencampur adukan Pancasila, Trisila dan Ekasila yang mencederai rumusan pancasila tanggal 18 agustus 1945, sebagai hasil kesepakatan tokoh agama dan nasional, Melemahkan pilar bangsa,sebagai tegaknya negara kesatuan dengan semboyan Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika senagi harga mati, melemahkan akidah keimanan dan ketaqwaan bagi umat beragama terutama umat islam, serta membuka peluang muncul dan tumbuhnya kembali Partai Komunis Indonesia. 


” Dengan ini kami menolak RUU HIP yang dibuat oleh Panitia Kerja DPR RI. Meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk menyatakan penolakan semua RUU yang didalamnya memuat pelemahan Pancasila. Meminta kepada DPR RI untuk mencabut RUU HIP, terutama partai atau fraksi yang memginisiasi RUU HIP. Meminta kepada aparat hukum untuk mengusut serta memproses secara hukum terhadap para inisiator dan konseptor yang mengajukan RUU HIP. Meminta kepada aparat hukum untuk dapat memproses secara hukum terhadap pembuat, penjual, pengedar (alat, simbol gambar komunis) PKI. Serunya


Dari pantauan dilokasi aksi yang dikawal ketat oleh aparat Kepolisian yang dipimpin Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono berkumpul di depan Ramayana Kotabumi, bergerak menuju tugu payan mas kotabumi, usai menyampaikan orasinya di tugu payan mas massa kemudian longmarch menyampaikan orasinya di gedung DPRD Kotabumi. (Iwan)