TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Utara menggelar aksi damai menyatakan sikap, mengutuk keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menggambarkan dan melecehkan Nabi Muhammad SAW dengan bentuk sebuah kalikatur dan dipamerkan disebuah gedung Pemerintahan Prancis.


Aksi damai yang dilaksanakan, senin (23/10/2020) bertempat di halaman kantor pemda setempat dan tugu payan mas Kotabumi.


Korlap Aksi Adi Rasyiid didampingi Anto puji, dalam orasinya menyampaikan, mengutuk keras pernyataan Presiden Prancis, yang dinilainya dapat memecahbelah persatuan antar ummat beragama didunia.


Maka dengan itu, kami Aliansi Masyarakat Lampung Utara menyatakan sikap :

Mengutuk keras pernyataan presiden prancis yang dinilai telah menghina dan melukai perasaan ummat muslim, diseluruh dunia.


Menuntut Presiden Prancis untuk meminta maaf kepada seluruh ummat muslim di dunia.
Meminta kepada Pemerintahan Republik Indonesia (RI) untuk memutuskan hubungan diplomatic dengan Negara Prancis untuk sementara waktu.


Dan meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera menerrbitkan Perda larangan terkait pemasaran produk prancis.


Dari lokasi nampak perwakilan aksi diterima oleh Plt Kepala Kesbangpol Fadli Ahmad didamping Kasat Pol PP Firmansyah.mewakili Pemkab Lampura.


Usai memyampaikan orasinyaDi kantor pemkab massa kemudian bergerak ke tugu payan mas kotabumi, dengan dikawal oleh personil dari Polres Lampung Utara. (Ek)