MENGGALA – Untuk mendukung kriteria Kabupaten Layak Anak (KLA) sebanyak 30 Perusahaan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang membentuk Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia(APSAI).

Dalam pembentukan Asosiasi tersebut dipasilitasi langsung oleh Dinas Tenaga Kerja dalam hal ini Kadis Nurmansyah yang bertempat di ruang rapat sekdakab Tuba ,kamis 6/2.

Kadis Tenaga Kerja Nurmansyah mengatakan pembentukan Asosiasi ini bertujuan untuk mengakomodir seluruh pengusaha ,Pelaku usaha di Kabupaten Tulang Bawang guna memberikan kenyamanan kepada anak di lokasi perusahaan masing-masing.

Serta lanjutnya, untuk mendukung salah satu kriteria Kabupaten Tulang Bawang menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) maka dari Pemkab mengundang seluruh pelaku usaha untuk membentuk Asosiasi ini.

” Minggu yang lalu memang kita telah sepakat untuk membentuk APSAI yang dipimpin langsung oleh Asisten I dan saya ditunjuk sebagai ketua Tim Formatur guna menentukan siapa yang akan menjadi Ketua APSAI Kabupaten Tulang Bawang,”

Pada hari ini, kamis (6/2) diruang rapat Sekdakab Tulang Bawang telah sepakat menunjuk Bapak Tigor perwakilan perusahaan PT Lambang Jaya Perkasa selaku Ketua Umum, Wakil Ketua Ruli perwakilan PT SIP dan Sekretarisnya dr Erdawati perwakilan dari RS Penawar, bendahara Umum Mega perwakilan Bank BRI Unit II.

Sementara itu Ketua Umum Terpilih Tigor mengatakan dengan terbentuknya Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak (APSAI) diharapkan kedepan semua perusahaan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dapat memberikan sumbangsih kepada daerahnya masing-masing untuk memberikan kenyamanan kepada anak.

Mengingat, lanjutnya semua perusahaan tentu dilingkungan usahanya ada anak, serta dapat menjadi motor penggerak agar kiranya perusahaan tersebut memberikan kepedulian kepada anak, tutupnya.

Hadir dalam acara pembentukan APSAI Kabupaten Tulang Bawang ,Kadis Nakertran Nurmansyah serta 30 perusahaan besar maupun sedang yang bergerak dibidang pertanian,perbankan,perhotelan dan lain-lain.(als).