Lampung Barat – Dari Tiga menjadi 25 jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) terkait Covid-19 yang tersebar di Tujuh kecamatan, Kabupaten Lampung Barat.

Dinas Kesehatan Pemkab setempat merilis data terbaru yang sebelumnya hanya tiga bertambah 22 orang ODP hingga saat ini tidak ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Masyarakat Lampung Barat dihimbau agar tidak panik, disebabkan ODP bagi masyarakat yang telah melalukan perjalan dari daerah Jawa, seperti Ciamis dan Yogjakarta.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, Pemkab setempat, Paijo, saat ini ODP corona berjumlah 25 orang, tetapi dia menegaskan bukan PDP. “Pemerintah terus berupaya untuk memutus mata rantai virus covid ini,” ucap Paijo, Kamis (19/3).

Sebelumya, hanya ada tiga warga yang bersatatus ODP tapi data terbaru ada peningkatan menjadi 22 orang yang tersebar di tujuh Kecamata. Meski demikian, hinga saat ini belum ada satu pun orang yang berstatus PDP di Lampung Barat. “Kita berharap jangan sampai ada,” harapnya.

Peningkatan angka ODP merupakan buah dari kesadaran masyarakat akan bahanyanya Covid-19. Dasar tersebut, yang membuat masyarakat sigap untuk cepat melaporkan ke tenaga medis terdekat.

Rician ODP tersebut dua orang di Kecamatan Pagardewa, Kedua orang tersebut melapor telah melakukan perjalanan dari daerah Ciamis, Jawa Barat. Lalu dua orang di Kecamatan Batuketulis, dua orang di Kecamatan Belalau, tiga orang di Kecamatan Batubrak. “Dan 10 orang di Kecamatan Balikbukit, satu orang di Kecamatan Sukau dan dua orang dari Kecamatan Lumbok Seminung,” terangnya. (Sf)