PANARAGAN (Translampung.com)–Tim Disaster Victim Identification (DVI) Sriwijaya SJ 182, kembali berhasil mengidentifikasi dua korban yang berasal dari Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Tubaba, Eri Budi Santoso, kepada translampung.com, pada (25/1/2021) sekitar pukul 17.24 Wib.

“Hari ini kita menerima informasi berdasar laporan dari Ops DVI Sriwijaya SJ 182 tersebut, bahwa 2 Korban asal Kabupaten Tubaba bernama Yohanes dan Sugiono Effendy telah berhasil diidentifikasi dan akan segera diserahkan ke pihak Keluarga dalam satu atau dua hari ini mendatang.” Kata Eri

Dengan demikian, ketiga warga Kabupaten Tubaba yang menjadi Korban kecelakaan pesawat tersebut semuanya sudah teridentifikasi setelah sebelumnya atas nama Pipit Piyono terlebih dahulu diketahui, dan jenazahnya sudah diserahkan pada 16 Januari 2021 lalu.

“Saat ini, kedua Korban yang baru teridentifikasi sudah dibuatkan Akta Kematian terhitung tanggal 25 Januari 2021 oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tubaba. Selain itu dibuatkan pula KK baru, KTP elektronik atas nama Kholifatus Sa’adah (Istri Almarhum Sugiono Effendi) dan Dewi Wahyuni (Istri Almarhum Yohanes), Akta kelahiran dan KIA untuk anaknya.” Paparnya.

Selanjutnya, dokumen-dokumen tersebut akan disampaikan pada tanggal 26 Januari 2021, langsung ke keluarga Korban di Tiyuh (Desa) Toto Makmur kecamatan Batu Putih Kabupaten Tubaba.

“Seperti yang kita ketahui, ketiga warga Tubaba tersebut berasal dari Tiyuh yang sama, yakni Sugiono Efendi RT 05 RW 02, Yohanes RT 04 RW 02, dan Pipit Piyono RT 04 RW 02.” Imbuhnya. (D/R)