. . .

ZK Tuding Evin BHP “Ilegal” dan Melecehkan Kinerja Kakon

image_print
DIAMANKAN: Sepucuk airsoft gun beserta peluru gotri milik Kakon Sukadamai, ZK (50), yang diduga digunakan untuk menembaki Evin Nopendra. (Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – KETIKA dikonfirmasi via telepon seluler, Kakon Sukadamai ZK yang kini berstatus sebagai terlapor, mengakui bahwa dirinya khilaf sampai menembaki Evin Nopendra menggunakan airsoft gun-nya. Menurut terlapor, korban sudah melecehkan kinerjanya sebagai seorang kakon.

ZK menjelaskan, pada Minggu (2/12) siang, Evin Nopendra masuk ke Kantor Pekon Sukadamai. Tanpa basa-basi Evin membahas mekanisme penyusunan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang diduga soal pembangunan dari hasil Dana Desa. Menurut ZK, Evin mengklaim bahwa penyusunan RAB seharusnya bisa dilakukan dengan mudah. Bahkan di ”luar kepala”.

Ini menarik, baca juga: POLRES TANGGAMUS AKAN RAZIA SENJATA, JIKA PERLU DOOR TO DOOR

”Menurut saya, dia (Evin, Red) sudah melecehkan kinerja kakon. Padahal dia bukan Ketua Badan Hippun Pemekonan (BHP). Bahkan dia itu BHP ‘ilegal’,” tuding ZK namun tidak menjelaskan maksud tudingannya tentang BHP “ilegal”.

Sesudah itu, Minggu malam, ZK secara tidak sengaja bertemu dengan Evin Nopendra yang sedang mengobrol dengan tiga warga di tepi jalan Pekon Sukadamai.

”Jujur saja, emosi saya nggak ketahan lagi. Langsung saya khilaf dan menembaki dia. Tapi terus terang saya nggak ada rencana. Saya nggak tahu berapa peluru yang sudah saya tembakkan. Karena airsoft gun itu, ada peluru atau kosong, tetap ada suara letusannya,” beber kakon kelahiran Sukabanjar 19 Maret 1959 silam itu.

Saat dikejar dengan pertanyaan terkait dirinya yang sempat memukul saat Evin duduk di motor sebelum penembakan terjadi, ZK membantahnya.

Nggak ada saya mukulin dia,” ujar ZK.

Perihal dirinya yang sudah dipanggil ke Polsek Talangpadang, ZK juga tetap berkelit. Alih-alih mengakui kesalahannya, ZK justru dengan bangga mengatakan bahwa dirinya bermitra dengan Polsek Talangpadang.

Nggak, saya ngobrol-ngobrol saja dengan Kapolsek (Talangpadang). Biasa itu, kami kan bermitra dengan polsek,” bantah ZK. (ayp)