Wisata Kopi di Ulu Belu

0
636
views

TRANSLAMPUNG.COM, TELIKBERTUNG UTARA – Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah perayaan International Coffee Day 2017. Dengan tema “Kopi untuk Kesejahteraan masyarakat “ Perayaan akan dilaksanakan di Ulu Belu Kabupaten Tanggamus dan Lapangan Korpri Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Hal ini disampaikan oleh Asisten Bidang Ekbang Adeham dalam rapat lanjutan persiapan perayaan kopi internasional di Provinsi Lampung di ruang kerja Asisten Bidang Ekbang, Selasa (20/6).

Pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari, mulai dari tanggal 30 September– 1 Oktober 2017. Dengan mengundang para peserta dari berbagai kalangan masyarakat serta para wisatawan baik lokal, nasional maupun internasional. “Pemerintah Provinsi Lampung akan bersinergi dan bekerjasama dengan semua pihak baik Pemerintah Pusat maupun stakeholder seperti GAEKI, dan eksportir Kopi lainnya.” Jelas Adeham.

Lebih lanjut Adeham menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk lebih mengenalkan  kopi robusta asal Lampung, meningkatkan produksi kopi robusta dan meningkatkan kualitas kopi untuk mensejahterakan para petani kopi.

“Untuk itu diharapkan kerja sama semua pihak untuk menyukseskan gelaran Intenational Coffee Day di Lampung, selain itu pasca acara ini harus ada tindak lanjut dengan melakukan pembinaan secara langsung kepada Petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi Lampung ”

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian Tonny L Tobing menjelaskan dalam pelaksanaan International Coffee Day akan terdapat berbagai acara diantaranya seminar kopi, wisata kopi, praktek budidaya kopi robusta, pemberian bantuan bibit, pemutaran film dan dokumentasi kopi robusta, peragaan busana, minum kopi pameran dan berbagai lomba seperti barista, lomba kuliner dan test cup.

“Untuk wisata kopi, praktek budidaya kopi robusta, pemberian bantuan bibit akan dilaksanakan di Ulu Belu Tanggamus sedangkan  Seminar Kopi dilaksanakan di Balai Keratun Lantai III pada tanggal 30 September 2017, dan pemutaran film serta dokumentasi kopi robusta pada malam harinya.  Peragaan busana, minum kopi pameran dan berbagai lomba seperti barista, lomba kuliner dan test cup dilaksanakan pada tanggal 01 Oktober 2017” Kata Tonny.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bandar Lampung M. Yusuf Kohar selaku yang juga ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apkindo) Lampung menjelaskan agar pelaksanaan kegiatan ini mencapai tujuan yang ditargetkan.

“Kita harus mempersiapkan konsep dengan matang. Baik dari pendanaan dan perencanaan yang matang, semua eksportir kopi harus turut mendukung Provinsi Lampung, sehingga penyelenggaraan International Coffee Day mampu berjalan dengan sukses,” jelas Yusuf.

Sementara itu  perwakilan dari Pihak Asosiasi  GAEKI dan SCOPI Veronica menjelaskan rangakaian acara sebaiknya merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan,.

“Yang terpenting tindak lanjut pasca  event perayaan International Coffee Day, diharapkan akan ada program yang memiliki multiplier effect bagi perkopian di Provinsi Lampung, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup para petani karena “ Hero” nya kopi adalah para petani kopi,” ujarnya. (*)