Waterboom Ditutup, Pedagang Menjerit

0
915
views

Translampung.com, MESUJI- Pasca Waterboom & Taman Kehati kabupaten Mesuji telah seminggu terakhir, keadaannya saat ini sepi lengan seperti kuburan. Senin, (10/7).

Terlihat di lokasi, Para Pedagang aneka jajanan (makanan) baik di dalam maupun di luar Waterboom Taman Kehati, kebanyakan dalam keadaan tutup.

Mas Dedek, orang kepercayaan Bupati Khamami sebagai pengurus Waterboom Taman Kehati menerangkan ada 75 pedagang jajanan di dalam Waterboom tersebut. Dan, sekitar 30 pedagang di luar Waterboom.

“Kalau di dalam Waterboom, ada 75 pedagang mas. Nah kalau di luar, kurang lebih 30 pedagang jajanan mas. Namun nasib mereka saat ini na’as, mereka tidak dapat lagi berjualan seperti biasa pasca tutupnya Waterboom Taman Kehati ini,” terang Mas Dedek, saat dikonfirmasi dilokasi Waterboom.

Dilain sisi, Parimin pedagang jajanan Bakso dan mie ayam di dalam Waterboom, saat dikonfirmasi tuturkan harapannya agar Waterboom Taman Kehati dapat dibuka kembali. Mengingat, beliau sangat menggantungkan hidupnya kepada Waterboom tersebut.

“Ya gak bisa lagi mas. Sudah seminggu saya tidak bisa berjualan. Saya harapkan Waterboom dibuka lagi, agar saya bisa mencari nafkah lagi untuk keluarga kecil saya ini,” ungkap Parimin, di kediamannya, yang berada dekat dengan Waterboom Taman Kehati. (r6)