Waspada!! Investasi Bodong

0
874
views
SOSIALISASI: Acara sosialisasi yang dilakukan oleh Pemkab Pringsewu dan OJK Provinsi Lampung terkait kewaspadaan terhadap investasi yang digelar di aula utama kantor pemkab Pringsewu, Selasa (13/6).

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU- Pemerintah Kabupaten Pringsewu bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mengadakan sosialisasi dan edukasi waspada investasi bagi organisasi perangkat daerah dan masyarakat Kabupaten Pringsewu. Acara yang digelar di aula utama kantor pemkab Pringsewu, Selasa (13/6) dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, SE, M.Kom, Akt. menghadirkan sejumlah narasumber dari OJK, perbankan, dan kepolisian daerah Lampung. Turut hadir  pada sosialisasi yang diikuti  para kepala OPD, camat, kapolsek, danramil,  kepala pekon dan lurah, babinsa dan babinkamtibmas, serta tokoh masyarakat ini, Ketua OJK Provinsi Lampung yang diwakili Kasubbag Pasar Modal dan IKNB Milado Pani, Kapolres Alvis Suhaili, Dandim 0424 HS Harahap, serta jajaran pemkab setempat.

Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi dalam sambutannya mengharapkan para peserta sosialisasi dapat seksama mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya.

Sebagaimana kita ketahui bahwa akhir-akhir ini marak terjadi di masyarakat adanya kegiatan-kegiatan ataupun ajakan dari sejumlah pihak tertentu yang menawarkan kepada masyarakat untuk berinvestasi dengan menyetorkan dananya , dengan disertai iming-iming akan mendapatkan kembali uangnya dengan nilai berlipat ganda. Hal tersebut tentunya dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Bagi sebagian masyarakat lainnya, khususnya yang masih awam dan kurang mendapat informasi, tentu saja mereka akan mudah terpengaruh, sehingga tidak sedikit yang ikut-ikutan mengikuti kegiatan, yang bisa jadi berindikasi penipuan. Hal inilah yang harus kita waspadai bersama agar jangan sampai banyak yang menjadi korban.

Hal Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah daerah maupun lembaga pengawas seperti OJK, namun juga semua elemen untuk mengedukasi masyarakat kita, agar menjadi paham dan mengerti tentang sistem keuangan,” ujarnya.

Wakil Bupati Pringsewu juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung yang berkenan memberikan edukasi dan pemahaman sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.

“OJK sebagai lembaga pengawas industri jasa keuangan di Indonesia yang terbentuk melalui Undang-undang Nomor 21 tahun 2011, tentunya juga memiliki tanggung jawab moril untuk melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,” katanya. (r5)