Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 Warga Tanggamus Rasakan Magnitudo Gempa Bumi Kedalaman 10 Km di Pesisir Barat -
Warga Tanggamus Rasakan Magnitudo Gempa Bumi Kedalaman 10 Km di Pesisir Barat

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Sebagian warga Kabupaten Tanggamus, tadi (6/6) pagi merasakan getaran gempa tektonik. Gempa bermagnitudo 5,0 SR itu terjadi pukul 06:00:28 WIB dengan pusat gempa berjarak 119 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Pesisir Barat. Tepatnya pada titik ordinat 6,2 Lintang Selatan – 103,56 Bujur Timur.

PERINGATAN DINI BMKG: Inilah keterangan dari aplikasi gawai Info BMKG, pada menu Gempa Bumi, dipantau dari lokasi Kotaagung. (Foto: SCREENSHOT)
Kedalaman pusat gempa yang cukup dangkal, yaitu hanya 10 km. Faktor itu membuat warga dari beberapa kecamatan di Kabupaten Tanggamus, juga merasakan getaran dari pergeseran Lempeng Sesar Semangko wilayah Pesisir Barat.

“Saya setelah santap sahur, berkumpul dengan keluarga. Lalu istirahat sebentar, lanjut Solat Subuh. Setelah subuhan itu, kami sekeluarga merasakan getaran cukup kuat tadi pagi,” ungkap Yusuf (29) warga Kotaagung.

Senada dengannya, Indri (26) juga merasakan sensasi getaran yang sama. Bahkan kata gadis asal Kelurahan Pasarmadang itu, kaca-kaca jendela rumahnya serta rak piring di dapur ikut bergetar dan mengeluarkan suara.

“Saya langsung bangunkan Ibu dan adik-adik. Kalau bapak memang sedang melaut dari semalam. Durasi getarannya hampir satu menit. Jelas banget rasanya,” ungkap wanita bertubuh bongsor itu.

Selain mereka yang dari Kotaagung, getaran gempa tadi pagi juga dirasakan warga Tanggamus bagian barat. Terutama mulai dari Kecamatan Kotaagung Barat, Wonosobo, Bandarnegeri Semuong, hingga Kecamatan Semaka yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pesisir Barat. Hal itu dapat dilihat dari beberapa unggahan warga bagian barat Tanggamus di media sosial Facebook dan recent updates status WhatsApp.

Dikonfirmasi terkait gempa yang dangkal itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanggamus Romas Yadi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Adi Nugroho, mengimbau warga Tanggamus tetap tenang. Karena kendati pusat gempa dangkal, tidak berpotensi tsunami. Berikutnya, pusat gempa berada di luar wilayah kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama.

“Warga kami imbau tetap tenang, tetapi juga tetap waspada ya. Memang pusat gempanya di Kabupaten Pesisir Barat dan kedalamannya cukup dangkal. Tetapi kami tegaskan, tidak berpotensi tsunami. Sebab, sensor sirine pada menara peringatan dini tsunami di Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota) Ir. Soekarno Kotaagung, belum mengeluarkan tanda bahaya,” tandas Adi Nugroho.

Dipantau dari aplikasi gawai Info BMKG, pada menu Gempa Bumi, dari titik lokasi Pekon Terbaya Kecamatan Kotaagung, jarak pusat gempa adalah 142,28 km. (ayp)

News Reporter