Warga Sukamenanti Butuh Uluran Tangan Pemerintah Kota 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Kota Bandar Lampung merupakan ibu kota Provinsi Lampung namun di tengah kota ini masih banyak warganya yang mengalami kehidupan yang miris dalam kemiskinan dan butuh bantuan perhatian dari pemerintah setempat dan warga lainya.

Salah satu warga yang mengalami kehidupan yang dibilang miris dan serba kukurangan dialami oleh Warsanto (32) pasangan Rosnani (27) warga RT. 06. LK II .Kelurahan Sukamenanti Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung yang tinggal hampir 12 tahun menempati gubuk ukuran 6×3 berdinding gribik di lahan orang lain yang dulunya buat usaha warung orang tuanya yang tinggal tidak jauh dari tempat yang ia tinggali bersama istri dan kedua anaknya.

“Sebelum disini ramai saya dan istri sudah menepati gubuk ini dan lahan berdirinya gubuk ini adalah punya orang lain ,”kata warsito yang sehari-harinya bekerja sebagai penggali batu ini kepada translampung.com, Minggu (25/2).

Warsanto menceritakan bahwa pekerja penggali batu yang di lakukanya ini masih kurang cukup untuk menghidupakn kelurganya,dengan penghasilan yang tidak menentu ini padahal bantuan pihak pemerintah selama ini terus digulirkan namun dirinya sampai saat ini belum pernah menerima bantuan bentuk apa pun dari pihak terkait.

“Memang ia kalau persyaratan bedah rumah harus lahan milik sendiri.Nah waktu itu saya pernah mengajukan bantuan bedah rumah orang tua yang bersamping dengan tempat tinggal yang saat ini saya tempati tapi sudah dua kali saya ajukan tidak ada realisasinya padahal kalau rumah orang tua lahan sendiri tapi sampai saat ini tidak ada kejelasannya ,”ucapnya.

Dirinya juga menyadari bahwa gubuk yang ia tinggali bukanlah lahan miliknya tapi dirinya juga berharap kepada pihak Pemerintah juga memperhatikan nasib kami yang selalu serba kekurangan jangankan mendapatkan bantuan tunai jatah beras saja dirinya tidak pernah dapat.

“Kalau masih jaman peresiden SBY dulu kami dapat bantuan beras tapi sekarang boro boro padahal sudah berapa kali pihak RT mendata tapi mana tidak ada bantuan apapun dari pihak pemerintah ,”terangnya.

Dirinya menjelaskan bahwa di wilayah RT. 06. LK II .Kelurahan Sukamenanti Kecamatan Kedaton ini ada beberapa warga yang senasip dengan dirinya namun selama warga tidak meributkan masalah bantuan dari pihak pemerintah karna warga sudah capek dengan janji janji terus.

“Kita berharap agar Pemerintah turun langsung melihat keadaan kami disini seperti apa kadang makan saja selalu kekurangan,tapi kami selalu bersukur atas rejeki yang kami dapat dan tidak pernah mengeluh meskipun sebagai buruh pengangkat batu yang penghasilanmya hanya Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu perharinya dan kadang juga tidak ada bongkar muat dan terpaksa berpuasa ,”pungkasnya. (ydn)

News Reporter