. . .

Warga Pakuan Ratu Way Kanan, Keluhkan Jalan Provinsi Yang Rusak Parah dan Berlumpur

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Masyarakat Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung, khususnya Yang ada di Kampung Pakuan Ratu dan Kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu. Sangat mengeluhkan jalan provinsi yang ada disana, karena jalan tersebut sudah bepuluh tahun tidak di perbaiki oleh pemerintah bahkan pemerintah seolah tak perduli dengan kondisi jalan tersebut.

Saat ini kondisi jalan sangat memprihatinkan, keadaan jalan rusak parah dan berlumbur ketika hujan turun. Masyarakat sangat berharap dan meminta agar ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalan yang menjadi akses perekonomian mereka.

Hal itu dikatakan Kurniawan (48) warga Kampung Karang Agung saat di konfirmasi TRANSLAMPUNG.COM, Selasa (22/01/2019).

Kurniawan menjelaskan, Jalan Provinsi yang rusak parah itu sepanjang kurang lebih 20 KM yang menghubungkan dua kecamatan yaitu Kecamatan Pakuan Ratu dengan Kecamatan Bahuga sampai di Kampung Mesir Ilir. namun titik terparah ada di jalan penghubung Kampung Karang Agung dan Pakuan Ratu sepanjang 4 KM.

“Terkait jalan itu, masyarakat sangat kecewa dan merasa terisolir, seolah tak ada perhatian dari pemerintah dalam hal akses jalan. Padahal Kampung Karang Agung merupakan Kampung tua Marga Bura Sakti dari Lima Marga yang ada di Kabupaten Way Kanan,” jelas Kurniawan.

Dihubungi terpisah, Kepala Kampung Pakuan Ratu Gunawan, membenarkan bahwa warganya maupun masyarakat Pakuan Ratu umumnya sudah sangat mengeluhkan jalan provinsi itu. karena selama ini masyarakat hanya mendapatkan janji janji saja untuk perbaikan jalan tersebut.

“Sejauh ini kami sudah berupaya untuk mengajukan proposal permohonan supaya jalan itu bisa di perbaiki oleh pihak Provinsi Lampung. Dan sudah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan maupun Pemda Way Kanan terkait jalan tersebut,” ujar Gunawan.

Atas nama Masyarakat nya, Gunawan berharap supaya pemerintah ataupun Pihak pihak terkait dapat memperbaiki jalan itu di tahun 2019 ini, karena masyarakat sangat membutuhkan kan jalan tersebut sebagai akses perekonomian mereka.

“Kami berharap pemerintah dapat mendengarkan keluhan kami yang ada di pelosok ini, serta mau memperbaiki jalan yang sudah bertahun tahun rusak parah, karena kami cukup kesulitan ketika melintasi jalan tersebut terlebih jika turun hujan jalanan dipenuhi kubangan air dan lumpur,”pungkasnya. (Migo).

error: Content is protected !!