Warga Minta Tersangka Dihukum Berat

0
365
views

Beberapa warga mengaku apa yang dilakukan tersangka sangat di luar batas kemanusian. Apalagi korban Dwiki siswa SMK 2 Bandarlampung sebenarnya sudah minta ampun. “Gak masuk akal, masak begitu kejam tersangka ini. Polisi harus mengecek lebih dalam motifnya. Ndak mungkin sesederhana itu,” ujar Sofyan warga Telukbetung.

Bahkan anak bungsu dari dua bersaudara ini dikenal sebagai siswa yang baik. tetangga korban mengatakan, pembunuhan ini apalagi dilakukan beramai-ramai harus mendapatkan perhatian khusus. jika hukumannya tidak berat maka dikhawatirkan akan menimbulkan potensi pengulangan. “Ini bisa berulang kalau cuma hukuman ringan, gak papa kita kehilangan generasi yang biadab seperti itu,” ujar Rohman.

Sementara itu, hingga kemarin dari enam pelaku tinggal DN yang belum menyerahkan diri. Kapolresta Bandarlampung Hari Nugroho menerangkan, para tersangka menghabisi korban tidak di bawah pengaruh narkoba maupun minuman keras (miras). “Semuanya dilakukan dalam keadaan sadar,” ungkapnya, Jumat (11/3).

Dari para tersangka, polisi menyita dua buah badik dan satu pedang yang diduga digunakan tersangka K menikam Dwiki.

Lantaran para tersangka masih di bawah umur, polisi akan berkoordinasi dengan pihak Balai Pemasyarakat (Bapas) agar dilakukan pendampingan secara hukum.

Menurut Kapolresta, para tersangka memiliki peran masing-masing. “Semuanya tahu apa yang akan diperbuat oleh K. Ya, eksekutor dalam kasus ini adalah tersangka K,” ungkap Kapolrsta. Meski di bawah umur para tersangka dijerat dengan pasal berlapis. (tnn)